KOTA SUKABUMISUKABUMI

Tahun Depan Sungai Cipelang Jadi Lokasi Wisata

CIKOLE – Dalam waktu yang tidak lama lagi, Pemerintah Kota Sukabumi segera menata kawasan sungai Cipelang. Rencananya, sungai itu bakal disulap menjadi kawasan wisata dan kawasan pengelolaan limbah komunal domestik.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Rudi Juansyah menuturkan, disen untuk penataan kawasan sungai tersebut telah dipersiapkan.

Selanjutnya, disen dan perencanaan itu akan serahkan kepada Pemerintah Provinsi dan pusat.

“Desain penataan kawasan sungai Cipelang sudah ada, hanya tinggal diakomodir saja oleh Pemprov Jabar dan pemerintah pusat,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi saat ditemui di Gedung Juang 45 belum lama ini.

Rencana Pemerintah Kota Sukabumi, yakni menjadikan kawasan Sungai Cipelang sebagai salah satu kawasan pariwisata di Kota Sukabumi. Selain itu, juga menjadi lokasi pengelolaan komunal limbah domestik.

“Ya, rencananya adalah dijadikan lokasi wisata, bisa apa saja jenisnya disesuaikan dengan lokasi sungai. Tapi yang juga tidak kalah penting, perencanaan disana itu ada pengelolaan limbah domestik,” terangnya.

Rencana tersebut telah masuk pada tahapan penyusunan dan skema anggaran. Bahkan, untuk memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam pengentasan kekumuhan dan penataan ini pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Penataan perkotaan dan kenyamanan lingkungan ini sudah masuk pada perencanaan tahun depan, bahkan kita sudah mengadakan lokakarya dengan berbagai pihak, baik OPD, masyarakat dan lainnya untuk memabngun kolaborasi,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Sukabumi, Asep Irawan mengungkapkan, penataan kawasan sungai Cipelang tersebut telah masuk pada rencana program tahun depan.

Tidak hanya itu, alokasi anggarannya pun sudah diskemakan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Sungai Cipelang ini masuk pada rencana pengentasan kekumuhan di Kota Sukabumi yang bakal di intervensi oleh program dari pemerintah pusat, sedangkan peda pelaksanaanya dilakukan dengan kolaborasi,” Tambahnya. (upi/d)

Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close