Politik Kabupaten Sukabumi

Bawaslu Jabar Pantau Proses Sorlip

KPU: Kerusakan Surat Suara Capai 1,115 Lembar

SUKABUMI — Untuk memastikan proses sortir lipat (sorlip) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi berjalan dengan baik, Komisioner Bawaslu Jawa Barat Zaki Hilmi langsung melakukan pemantauan proses sorlip ke gudang logistik pemilu KPU Kabupaten Sukabumi di Jalan Raya Surya Kencana Kecamatan Cibadak.

“Hari ini kami melakukan pemantauan proses Sortir lipat surat suara, ya berdasarkan tinjauan kami cara kerjanya sudah baik. Bahkan melihat dari lokasi tidak begitu bahaya akan banjir dan rembes dari atapnya, “ujar Koordinator Divisi Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi kepada sejumlah awak media , (7/3).

Menurutnya, jumlah surat suara mutlak harus dipenuhi oleh KPU agar tidak ada pemilih yang tidak kebagian kertas suara, jika tidak akan menjadi masalah yang signifikan. Untuk saat dirinya melihat jumlah kerusakan yang dilaporkan masih dalam tahap normal. Mulai dari ada tinta, bolong akibat tarikan mesin dan sobek biasa saja.

“Disini cukup tertib, petugasnya tidak merokok seperti di daerah Ciamis, dan tidak memperkerjakan pegawai dibawah umur. Bahkan setiap meja disini ada koordinator dan pengawasnya, “tandasnya.

Ditempat terpisah Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jabar, Yulianto menambahkan bahwa saat ini bawaslu sedang memperhatikan kekurangan surat suara yang terjadi di beberapa daerah akibat rusak. Soalnya berdasarkan aturan yang ada surat suara yang dikirim adalah sesuai jumlah DPT ditambah dua persen. Nah, persepsi dua persen ini bukan perwilayah tapi per TPS.

“Jadi cadangan dua persen ini basisnya bukan per TPS bukan per wilayah. Kalau per wilayah diturunkan ke TPS nantinya bisa terjadi kekurangan surat suara, nah untuk itu saya meminta KPU untuk segera melakukan memenuhi kekurangan tersebut agar pada hari H tidak kekurangan, “tukasnya.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman menambahkan untuk saat ini memasuki hari ke empat sudah ada 1,115 lembar yang dilaporkan mengalami kerusakan. “Di hari pertama yang rusak jumlahnya 222 lembar, di hari kedua jumlahnya 446 lembar, di hari ketiga 243 lembar dan hari ke empat 204 lembar, “terangnya.

Seperti dilaporkan sebelumnya, rusaknya surat suara diakibatkan dari beberapa hal mulai dari mengalami sobek, terkena bercak tinta, hingga tintanya pudar. Adapun untuk sortir baru dilakukan pada surat suara DPR RI dan DPD.

“Ya tentunya surat suara yang mengalami kerusakan dikumpulkan terlebih dahulu, untuk sebelumnya dilaporkan ke KPU RI dan kemudian diganti dengan yang baru, “cetusnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, setelah proses sorlip selesai. Nantinya, surat suara yang rusak akan dilakukan pemusnahan dengan tentunya disaksikan oleh Bawaslu Kabupaten Sukabumi dan pihak kepolisian.

“Jumlah yang rusak kemungkinan masih terus bertambah, seiring dengan waktu sorlip yang masih panjang. Setiap harinya tentunya kami kabarkan, “tukasnya. (hnd)

Tags

Tinggalkan Balasan