Pemkab Sukabumi

Bupati Launching Program Kecamatan

KEBONPEDES – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, melaunching program inovasi pemerintah Kecamatan Kebonpedes. Program yang digagas itu merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendorong optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Progam yang dilaunching itu ialah program Jum’at Subuh-Jum’at Bersih-Jum’at Muhibah (Tree Jum), Bayar Pajak dengan Sampah Berkah (Bajak Deh Ah) dan aplikasi Pandawa Nitis. Acara seremoni ini digelar di kantor halaman Kecamatan Kebonpedes, kemarin (8/3).

“Melalui aplikasi Pandawa Nitis ini, kita bisa melihat data pertumbuhan masyarakat yang dapat diakses secara baik. Selain itu, program ini juga dapat melayani masyarakat untuk antar jemput pembuatan KTP, KK dan akta kelahiran yang dikelola petugas Kecamatan Kebonpedes,” ujar Marwan Hamami.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya program ini dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Inovasi yang dilakukan Kecamatan Kebonpedes ini laik diikuti oleh kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi mengeluh dengan lamanya pelayanan. Selain itu, masyarakat juga tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membuat surat adiministrasi kependudukan,” paparnya.

Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Sofyan Effendi mengatakan, pihaknya mengapresiasi mengenai upaya yang dilakukan pemerintah Kecamatan Kebonpedes ini. “Program Layani Aja ini, merupakan program pertama yang ada di Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, pihaknya berencana akan memberikan mesin pencetak e-KTP kepada pemerintah Kecamatan Kebonpedes. Hal ini dilakukan sebagai bukti dukungannya terhadap inovasi yang dilakukan pemerintah Kecamatan Kebonpedes. “Semoga kecamatan lain yang ada di Kabupaten Sukabumi dapat mengikuti inovasi seperti ini,” timpalnya.

Camat Kebonpedes, Ali Iskandar mengatakan, pihaknya sengaja meluncurkan empat program inovasi itu untuk pelayanan yang prima kepada masyarakat Kecamatan Kebonpedes. “Seperti, program Layani Aja dalam pembuatan KK, KTP dan Akta Kelahiran, masyarakat tinggal memberikan berkasnya kepada kita. Setelah itu, petugas akan mengurusnya hingga selesai. Sehingga masyarakat tidak lagi harus ke mana mana,” katanya.

Selain itu, dalam program penanganan sampah berbasis masyarakat, pemerintah Kecamatan Kebonpedes juga akan mengolah limbah rumah tangga menjadi nilai jual tinggi. “Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan sampah yang nantinya bisa digunakan untuk membayar pajak sesuai dengan konsep program Bajak Deh Ah yaitu Bayar Pajak dengan Sampah Berkah,” pungkasnya. (Den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan