KABUPATEN SUKABUMI

Baznas Gelar Sunatan Massal

SUKABUMI — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi menggelar sunatan masal pada program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, beberapa waktu lalu.  Sedikitnya 50 anak yang menjadi target dalam bakti sosial itu.

Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin ini digelar untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Bukan hanya itu, lembaga yang dipimpin U Ruyani ini pun memberikan santunan kepada anak yatim.

“Dari 50 yang menjadi target, ternyata hanya 10 orang yang ada. Namun demikian, semua kegiatan berjalan dengan lancar dan diterima masyarakat setempat,” ujar Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi, U Ruyani kepada Radar Sukabumi.

Menurut Ruyani, bakti sosial ini dilaksanakan berdasarkan pengajuan dari masyarakat yang diakomodir oleh Unit Pengumpul ZIS (UPZ) kecamatan. Para peserta yang dikhitan juga mendapatkan paket bingkisan.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Tapi sayangnya, tidak semua bisa hadir mengikuti sunatan masal ini. Karena ada kebutuhan lain yang tida bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Diakui Ruyani, baki sosial ini juga merupakan bentuk pendistribusian dan pertanggungjawaban kepada para muzaki dan pelayanan kepada para mustahik sekaligus syiar atau dakwah.

Pihaknya ingin menyampaikan bahwa zakat, infaq, sedekah dan sosial keagamaan lainnya yang berbasis masyarakat dilaksanakan kepada pihak-pihak yang sangat membutuhkan. “Melalui BAZNAS ini, banyak yang bisa kita lakukan untuk masyarakat.

Tentu bukan hanya khitanan massal, tetapi juga pada permasalahan kemiskinan dan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Konsep kami melalui lima program yakni, Sukabumi Taqwa, Sukabumi Sehat, Sukabumi Cerdas dan Sukabumi Makmur melalui delapan ashnaf sebagai mustahik,” paparnya.

Ia menambahkan, dengan adanya sunatan massal dan santunan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. Karen, Baznas bukan hanya menyalurkan ZIS untuk santunan dan sunatan masal saja namun juga melakukan pembangunan fisik seperti MCK, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan masjid dan lainnya.

“Karena itu, kami akan terus berinovasi meningkatkan penghasilan ZIS di Kabupaten Sukabumi.

2019 ini kami menargetkan penghasilan ZIS sebesar Rp34 miliar. Baru masuk tahun ini Rp 843.197.053,” pungkasnya. (Bam/d)

Tags

Tinggalkan Balasan