SUKABUMI

Sukabumi Diamuk Puting Beliung

Sementara itu, Pengawas Umum SPBU 3443301 Kadupugur, Majen menjelaskan, sebelum kejadian dirinya tengah berada di di ruangan kantor yang tidak jauh dari bangunan ambruk sehingga bisa menyaksikan dengan jelas kejadian tersebut. “Sebelumnya sempat hujan es, tidak lama kemudian angin kencang menerjang samapai merobohkan atap SPBU ini,” jelas Majen.

Menurutnya, kerugian akibat bencana alam ini mencapai Rp700 juta. Pihaknya, sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat bahkan sudah ada yang melakukan pengecekan ke lokasi. “Terpaksa untuk sementara waktu pekerja sebanyak 22 orang diliburkan sambil menunggu perbaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menerangkan, sementara waktu pihak kepolisian akan menutup SPBU Kadupugur sambil dipasangi garis polisi. Hingga waktu yang tak ditentukan SPBU Kadupugur disarankan tidak beroperasi.

“Semua nozzle telah ditutup. Kita pasang police line. Sementara belum ada aktivitas. Semua penyalur nozzle dengan bunker bensin dihentikan. Kemudian listrik sedang diatur agar tidak masuk ke SPBU ini,” terang Nasriadi.

Menurut versi Kapolres, selain SPBU, ada lebih dari puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. Kebanyakan rusak di bagian atap.

“Kita juga masih mendata. Sampai saat ini kita masih belum menerima laporan dari masyarakat yang mengalami luka ringan, sedang, berat, maupun meninggal dunia. Baru mendata jumlah kerugian materiil bersama BPBD Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan