KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Hutang, Judi, Diancam Cerai

KABUPATEN SUKABUMI – Polres Sukabumi, menemukan fakta baru dalam menangani kasus kebakaran hebat yang menewaskan satu keluarga di Kampung Sukasirna, RT 3/13, Desa/Kecamatan Cikembar. Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, peristiwa tragis yang menewaskan Iis (28) dan Ayu (10) yang menjadi korban kebakaran ini, akibat aksi Jamaludin (37) bunuh diri.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi mengatakan, dalam menangani kasus ini, pihaknya sudah meminta bantuan kepada Mabes Polri untuk menerjunkan anggotanya. Seperti, dokter porensik untuk melakukan otopsi dan tim IT untuk mengungkap provider yang digunakan Jamal dan Iis.

Pasalnya, sebelum peristiwa tragis ini terjadi, Jamal sempat mengancam akan melakukan aksi bunuh diri di depan istri dan anaknya.

“Namun, untuk melacak percakapan dan SMS ke dua korban ini, belum berhasil. Lantaran, semua barang buktinya hangus terbakar,” kata Nasriadi kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/2).

Satu Keularga Tewas Terpanggang

Berdasarkan olah TKP dan hasil otopsi dari dokter forensik Mabes Polri, petugas menemukan pada tubuh Iis mengalami luka patah tulang. Terlebih lagi, dalam tubuhnya tidak ditemukan gas karbondioksida akibat dari kepulan asap itu.

“Untuk itu, kami menduga Iis meninggal saat ia melarikan diri dari kobaran api. Tetapi, tidak berhasil karena tubuh Iis dicengkram hingga lehernya dicekik serta tubuhnya dipiting oleh kakinya Jamal hingga akhirnya meninggal,” imbuhnya.

Ketika disinggung, mengenai motif aksi bakar diri yang dilakukan Jamal, Nasriadi menduga, bahwa Jamal nekad melakukan aksinya tersebut. Lantaran, ia tertekan karena terlilit utang. “Selain itu, ia juga tersandung kasus penipuan terkait penjualan rumahnya yang berada di Depok. Jadi motifnya, ia memang banyak masalah. Sehingga ia nekad melakukan bakar diri bersama istri dan anaknya itu,” ujarnya.

1 2 3Laman berikutnya
Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close