KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Pombensin Kadupugur Ambruk, Dihantam Puting Beliung

SUKABUMI — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.43301 Kadupugur di Jalan Raya Kadupugur, Kecamatan Cicantayan, ambruk diterjang angin kencang, kemarin (22/2). Insiden terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, ketika wilayah tersebut diguyur hujan dan angin kencang. Beruntung, dalam kejadian tidak ada korban jiwa namun kerugian disinyalir mencapai ratusan juta.

Dari pantaun Radar Sukabumi, sebagian atap SPBU tersebut nyaris ambruk. Kini, jajaran Polres Sukabumi sudah memasang police line disekitar SPBU agar tidak ada yang masuk ke dalam untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi langsung terjun melakukan pengecekan lokasi. Pasalnya, akibat angin puting beliung tersebut bukan hanya merusak SPBU namun juga puluhan rumah warga sekitar.

Operator SPBU 34.43301 Kadupugur, Bono Mardianto (44) mengatakan, saat kejadian dirinya baru masuk kerja shift dua. Tetapi, hujan sudah mulai deras diserta aingin kencang. “Saat itu, saya sedang melayani satu orang pembeli. Tiba-tiba angin semakin kencang dan menyeret tong sampah yang ada dan saya lihat atap SPBU ini audah mulai melengkung sehingga memutuskan untuk lari menjauh,” kata Bono kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/2).

Benar saja lanjut Bono, ketika dirinya bersama pekerja lain menjauh, sebagian atap SBPU langsung ambruk sehingga tidak ada korban dalam kejadian ini. “Kalau tidak segera keluar dari SPBU mungkin ada korban. Untungnya semua berhasil menyelamatkan diri,” akunya.

Sementara itu, Pengawas Umum SPBU 3443301 Kadupugur, Majen menjelaskan, sebelum kejadian dirinya tengah berada di di ruangan kantor yang tidak jauh dari bangunan ambruk sehingga bisa menyaksikan dengan jelas kejadian tersebut. “Sebelumnya sempat hujan es, tidak lama kemudian angin kencang menerjang samapai merobohkan atap SPBU ini,” jelas Majen.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan