KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Kejaksaan: Trotoar Mangkrak Tak Dikawal TP4D

RADARSUKABUMI.com, SUKABUMI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi akhirnya angkat bicara soal proyek trotoar di sepanjang Jalan Siliwangi, Kecamatan Cicurug yang sekarang mangkrak pengerjaannya. Lembaga adhyaksa ini memastikan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp5,6 miliar itu tidak didampingi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). “Ya kami pastikan, proyek itu tidak masuk dalam pendampingan TP4D,” ujar Kasi Intelejen Kejari Kabupaten Sukabumi, MR Wibisono kepada awak media, kemarin.

Kepastian itu ia dapatkan setelah melakukan pengecekan pada data proyek yang didampingi TP4D. “Sudah kami cek, itu tidak ada,” tegasnya. Disinggung soal pemeriksaan, pria bertubuh tinggi itu enggan memberikan komentar. Namun dari bahasanya, tidak menutup kemungkinan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi akan turun gunung untuk melakukan pemeriksaan. “Kita lihat saja nanti,” pungkasnya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Asep Japar menegaskan, untuk pekerjaan proyek trotoar Cicurug ini diputus kontarknya oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, progres pekerjaan tidak sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. “Pekerjaan trotoar Cicurug itu cut off dalam posisi 93 persen, karena pekerjaannya yang tidak tuntas dan juga tidak selesai sesuai kontrak. Makanya kita putus,” timpalnya.

Meskipun demikian, Asjap sapaan karibnya, untuk penyelesaian pekerjaan trotoar itu, pihaknya telah memprogramkan kembali pada tahun 2019 ini dengan memperhatikan ketentuan dan peraturan yang ada. “Insyaallah tahun ini trotoar itu akan rapih dengan biaya pekerjaan di bawah Rp200 juta. Soal upah pekerja yang belum dibayar, tentu itu bukan tanggung jawab kami, melainkan pihak penyedia sebelumnya,” tandasnya.

Seperti yang diketahui, trotoar sepanjang 1,5 kilometer mulai dari Stasiun Cicurug hingga depan RS Bhakti Medicare terkesan asal-asalan. Pasalnya, terdapat beberapa titik yang belum rampung pengerjaannya. Sehingga tak heran bila para pedestrian (pejalan kaki, red) mengaku terganggu.

Proyek tersebut, tercatat Dinas Pekerjaan Umum, jenis pekerjaannya pembangunan trotoar ruas jalan perkotaan Cicurug dengan anggaran sebesar Rp 5.683.016.000. Proyek ini dimulai 2 Agustus hingga 30 Desember 2018 kemarin dengan penyedia jasa kegiatan yakni PT Likatama Graha Mandiri beralamat Surapati Core Jalan Tulip Raya nomor 26 Bandung.

(bam/d)

Tags

Tinggalkan Balasan