UNIVERSITAS NUSA PUTRA

Antara Potensi e-Business dan e-Commerce Sukabumi, dengan Prodi Manajemen UNsP

“Kami dari lembaga meyakini, pembangunan sarana dan prasarana transportasi tersebut dipastikan bisa menyedot investor datang ke Sukabumi. Karenanya, kami memiliki tanggung jawab moral untuk turut mendukung dengan cara menyiapkan sumber daya manusia (SDM) andal di bidang manajemen. Jangan sampai peluang yang tersedia nanti kalah bersaing dengan pendatang.,” jelasnya.

Lebih lengkap, berikut petikan wawancara Radar Sukabumi dengan Ketua Yayasan Perguruan Nusa Putra Sukabumi Kuswara, SH., MH.:

  1. Bisa Anda ceritakan alasan Yayasan Perguruan Nusa Putra Sukabumi mendorong Unversitas Nusa Putra membuka Prodi Manajemen?

Iya tentu. Universitas Nusa Putra mulai tahun akademik 2018-2019 ini, membuka Prodi Manajemen, dan sudah di­nyatakan “Terakreditasi Baik” dari  Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 10 Januari 2018, dan telah mendapat izin operasaional pada 8 Februari 2018.

Prodi Manajemen mempersiapkan mahasiswa agar mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang manajemen, dan dan visi kami berorientasi peningkatan value based oriented atau nilai tambah yang berbasis Information Communication Technology (ICT), dengan kekhasan industry life science.

Nah, salah satu kelebihan Prodi Manajemen ini yakni pada model kurikulum yang dirancang dengan menggunakan sistem dua tahun kuliah di dalam, dan dua tahun di luar kampus yang diajarkan oleh para dosen praktisi de­ngan metode interaktif. Sehingga mahasiswa akan melalui pro­ses belajar mengajar yang mengintegrasikan mata kuliah dengan menekan­kan pola berpikir teoritis dan praktis agar dapat menjalankan profesi yang akan digelutinya kelak.

Perlu diingat, Universitas Nusa Putra merupakan salah satu dari sedikit perguruan tinggi di Indonesia yang menerapkan model perkuliahan bleanded learning dan sistem kelulusan tiga jalur, yaitu model magang, riset dan student exchange.

  1. Ada alasan khusus mengapa prodi ini dibuka? Mengingat persaingan pada jurusan ini di Sukabumi relatif ketat.

Nah ini, menurut data Disdagkop UKM Kabupaten Sukabumi, nilai investasi usaha perdagangan dari pengusaha berskala kecil hingga besar di wilayah Kabupaten Sukabumi saja, mencapai Rp1,7 triliun. Angka tersebut merupakan gabungan dari seluruh kalangan pelaku usaha perdagangan, dari mulai yang skala kecil, menengah, dan besar. Fakta lain menunjukkan bahwa setiap tahun, nilai investasi tersebut terus bertambah. Hingga akhir 2018 saja, pertumbuhan nilai sektor pedagangan masih manunjukkan tren kenaikan. Sementara pada sisi lain, secara keseluruhan, jumlah pelaku usaha di Kabupaten Sukabumi mencapai 18.778 orang dengan rincian, 16.700 pelaku usaha kecil, 799 pelaku usaha menengah dan sisanya 12 pelaku usaha besar.

Harus Anda tahu juga, jenis usaha perdagangan yang ramai muncul di Kabupaten Sukabumi adalah bidang kuliner atau makanan, kerajinan tangan, dan onderdil kendaraan bermotor. Usaha kuliner dan kerajinan tangan ini ternyata berkembang pesat seiring pengembangan industri pariwisata yang terus digenjot. Dari data tersebut jelas sekali, untuk scope lokal saja, tren masyarakat Sukabumi membuka usaha sendiri cukup tinggi. Universitas Nusa Pura memandang penting mendukung keberadaan calon dan pengusaha lokal di Sukabumi khususnya, karena tantangan ke depan, pengusaha lokal kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini tidak bisa menjadikan bisnisnya sebagai sekadar hobi saja.

Satu poin yang tak kalah penting dari perkembangan ekonomi adalah munculnya pengusaha-pengusaha lokal. Keberadaan pengusaha lokal akan membuat perputaran ekonomi khususnya uang, tetap di Sukabumi. Hal itu, akan berimbas tingkat kesejahteraan dan ekonomi terus meningkat. Dengan demikian, penting bagi kalangan pegiat UMKM memiliki kemampuan memenej bisnisnya.

Pada sisi lain, pertumbuhan investasi skala besar tentu juga membutuhkan tenaga-tenaga expert di bidang manajemen. Terlebih ke depan, masyarakat Sukabumi harus siap dengan cepatnya pembangunan sarana prasarana transportasi seperti Jalan Tol Bocimi, jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor, dan Bandara Sukabumi. Kami dari lembaga meyakini, pembangunan sarana dan prasarana transportasi tersebut dipastikan bisa menyedot investor datang ke Sukabumi. Karenanya, kami memiliki tanggung jawab moral untuk turut mendukung dengan cara menyiapkan sumber daya manusia (SDM) andal di bidang manajemen. Jangan sampai peluang yang tersedia nanti kalah bersaing dengan pendatang.

Intinya, lembaga membuka Prodi Manajemen ini berdasarkan riset yang mendalam, sehingga akan menghaslkan output yang memberi manfaat bagi perekonomian daerah. Kami dari lembaga tidak mau sekadar meluluskan mahasiswa.

  1. Bagaimana cara Universitas Nusa Putra menjadikan Prodi Manajemen ini menjadi terdepan dibanding perguruan tinggi lain?

Iya, Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Tahun Akademik 2018-2019 mulai menerima mahasiswa baru untuk jenjang Strata 1 (S1). Visi kami adalah menyelenggarakan pendidikan profesional, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang manajemen yang unggul dan terpercaya karena kualitas, dan terdepan dalam inovasi dalam menghasilkan lulusan dengan kemampuan kepemimpinan dan semangat kewirausahaan.

Hal tersebut dipandang penting, mengingat lulusan wajib memiliki kompetensi dan responsif dalam mengantisipasi perkembangan dan dinamika perubahan, baik di tingkat lokal, nasional, regional, dan global. Sehingga Prodi Manajemen juga menyiapkan lulusan yang sanggup memberikan kontribusi kepada masyarakat lokal dan global melalui penyediaan sistem pendidikan kelas dunia dengan.

  1. Bagaimana strategi untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut?

Begini, hal tersebut, dapat diraih dengan cara, pertama, memanfaatkan potensi masyarakat untuk sukses melalui hubungan akademik altruistik dan memberi­kan imbalan menantang bagi bakat inovatif. Kedua, mendidik mahasisiswa dengan pengetahuan, keterampilan dan praktek di pemasaran internasional, kewirausahaan, e-Business (lihat boks), dan organisasi bisnis serta mempersiapkan mereka untuk mengejar gelar manajemen. Ketiga, melakukan penelitian dan layanan profesional untuk organisasi pemasaran, kewirausahaan, e-Business, dan bisnis baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Keempat, meningkatkan keterampilan manajerial kompetitif melalui pengelolaan kesan, strategis dan pengaruh kolaboratif,” kata Doktor bidang Manajemen dari Universitas Padjadjaran itu.

Sedangkan kelima, adalah melayani semua lapisan masyarakat Indonesia melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi bermutu dan terjangkau. Keenam, berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat (Bangsa dan Negara) melalui pemanfaatan hasil kajian akademik. Dan strategi ketujuh, adalah memberi kontribusi positif dalam pengembangan peradaban dunia melalui penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat.

  1. Pada kondisi tertentu, generasi muda masih memandang bahwa bekerja di perusahaan merupakan cara mudah meraih materi, bagaimana menurut Anda peluang kerja ntuk lulusan Prodi Manajemen ini?

Itu benar. Lulusan Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra, itu kelak bisa menduduki posisi middle manager. Karenanya, model perkuliahan di Universitas Nusa Putra ini dirancang agar mahasiswa tidak gagap saat memasuki dunia kerja.

Bahkan, pada program khusus Management Hospitality, Universitas Nusa Putra menawarkan dua gelar sekaligus, yaitu B.B.A dan S.M. Jadi untuk mahasiswa Manajemen, satu semester kuliah di Universitas Nusa Putra untuk gelar SM. Kemudian dikirim ke Ming Dao University, Taiwan, untuk mendapat gelar BBA. Dan lembaga akan terus men-support itu.

Beda E-Business dan E-Commerce

e-Business memungkinkan transaksi dan proses dalam perusahan secara digital, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol perusahaan. “e-Business tidak termasuk transaksi komersial yang melibatkan pertukaran nilai melintasi batas organisasi, tapi mencakup seluruh usaha yang dilakukan dengan bantuan media digital atau elektronik,” jelas Kuswara.

Sedangkan e-Commerce, menurutnya, menggunakan internet atau jaringan lainnya untuk transaksi bisnis. “e-Commerce memungkinkan transaksi komersial antara organisasi ataupun individu, termasuk proses penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau jaringan lainnya.”

Ada berbagai jenis e-Commerce, business-to-consumer, di mana proses transaksi jual dan beli barang atau jasa antara perusahaan dengan customer. Kemudian business-to-business, yaitu proses transaksi jual dan beli barang atau jasa antara perusahaan dengan perusahaan. “Lalu ada consumer-to-consumer, di mana proses transaksi jual dan beli barang atau jasa antar customer. Dan terakhir, consumer-to-business adaah proses transaksi jual dan beli barang atau jasa antar customer dan bisnis.”

Sehingga, menurut Kuswara, e-business memiliki lingkup lebih luas dibandingkan e-commerce yang hanya merupakan satu aspek dari e-business. “e-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang melalui internet. Sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak perlu.”

Jika e-business sudah dipelajari di Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra, maka yang perlu di-support, menurut Kuswara adalah keberadaan e-commerce lokal yang akan membantu medorong UMKM di Sukabumi terus bertumbuh dan mendunia. “Kami, dari lembaga akan terus mendukung dan mendorong agar keberadaan Uniersitas Nusa Putra memberi dampak positif bagi pertumbuhan erekonomian, khususnya di Sukabumi,” pungkas ayah dua anak ini.

KUSWARA, SH., MH.

Tempat Tgl Lahir: Sukabumi, 3 April 1979

RIWAYAT PENDIDIKAN

  1. SDN Kebonwaru Tahun 1986-1992
  2. SMPN 1 Surade Tahun 1992-1995
  3. SMK Kartika III-2 Tahun 1995-1998
  4. Strata 1 Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana (1999-2004)
  5. Pendidikan Profesi Advokat PERADI (2005-2006)
  6. Strata 2 Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana (2009-2012)

RIWAYAT PEKERJAAN

  1. Pengacara Praktek (2005-2007)
  2. Pengangkatan Advokat (2007)
  3. Kepala Kantor Hukum Kuswara (2007-sekarang)
  4. Anggota Fraksi Partai Demokrat Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi (2009-2014)
  5. Pembina Yayasan Perguruan Nusa Putra Sukabumi (2004-sekarang)
  6. Dewan Penasihat Koperasi Nusa Bakti (2011-sekarang)
  7. Komisaris Utama PT Rohadatul Mitra Sukses (2017-sekarang)
  8. Direktur CV Sukabumi Gems (2014-sekarang)
  9. Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Putra (2007-sekarang)

KONSULTAN HUKUM TETAP

  1. PT Delvin Mitra Persada (2015-sekarang)
  2. PT Symmetry Contracting Indonesia (2016-sekarang)
  3. PT Pandawa Daharja (2016-2017)
  4. PT Samoedra Capital Indonesia (2015-2016)

RIWAYAT ORGANISASI

  1. Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadiwayana Jakarta (2001-2002)
  2. Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Timur (2001-2002)
  3. Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi (2018-sekarang)
  4. Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum Sukabumi (LBHS) (2005-sekarang)
  5. Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Pasundan (LBHMP) (2017-sekarang)

RIWAYAT JABATAN POLITIK

  1. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Demokrat (2009–2014)
  2. Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi (2009–2014)
  3. Ketua Pansus DPRD Laporan Pertanggungjawaban Bupati Sukabumi Tahun Anggaran 2011.
  4. Ketua Pansus DPRD Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Jawa Barat terhadap Laporan Bupati Sukabumi Tahun Anggaran 2012.
  5. Ketua Pansus DPRD Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Sukabumi Utara tahun 2013.
Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close