KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Mayat Bayi di Sungai Cimuncang, Polisi Masih Kesulitan

Setelah itu, ia langsung memberikan data ibu hamil yang berada di wilayah Kecamatan Kebonpedes. Berdasarkan data yang tercatat di Puskesmas Kebonpedes, terhitung awal Januari 2018 sampai Desember 2018, terdapat 639 ibu hamil.

Diantaranya, 586 orang persalinannya dilakukan oleh tenaga kesehatan dan 3 orang dilakukan oleh paraji. “Sementara data ibu hamil dari Januari 2019 sampai saat ini, belum direkap. Karena biasanya laporan dibuat pada ahir bulan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH. Oman Komarudin mengecam perbuatan pelaku pembuangbayi yang ditemukan di sungai Cimuncang, Desa/Kecamatan Kebonpedes tersebut. Ia menilai pelaku ini sangat tidak memiliki hati nurani. Karena seharusnya, anak merupakan amanah yang harus dijaga.

“Anak merupakan sebuah titipan dari Allah SWT yang harus dijaga dan dididik dengan baik. Sebab, mereka nanti akan dimintai pertangungjawabannya,” jelasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Sebab peristiwa tersebut membuat masyarakat resah. Apalagi kejadian pembuangan bayi ini bukan pertama kalinya terjadi di Kabupaten Sukabumi. “Kami berharap, peristiwa seperti ini tidak terulang kembali lagi di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Den/t)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Tinggalkan Balasan