CATATAN DAHLAN ISKAN

Gwadar

RADARSUKABUMI.com – Ini tidak penting: dibanding debat calon presiden kemarin malam. Yang salah satu temanya HAM. Yang bikin saya melihat youtube ILC-nya Prof. Rocky Gerung Selasa lalu.

Yang membuat tema debat itu seperti sudah kehilangan substansinya. Yang tema debat lainnya adalah penegakan hukum. Yang apa lagi yang masih bisa diperdebatkan. Melihat kenyataan keadaan hukum kita.

Tapi biarlah teater demokrasi itu berjalan. Tontonlah itu. Jangan baca disway edisi hari ini. Yang hanya membahas perjuangan sebuah negera Islam. Untuk keluar dari kesulitannya yang parah: Pakistan.

Kita toh tidak dalam keadaan sulit. Negeri kita gemah ripah loh jinawi. Suatu saat nanti. Tidak seperti Pakistan hari ini. Pakistan sebenarnya punya alam yang jauh-gemah-jauh-ripah tapi amat strategis. Namanya daerah Gwadar.

Pantainya amat menggiurkan. Untuk sebuah pelabuhan laut dalam. Terbaik di Pakistan. Lokasinya strategis. Di Laut Arab. Menghadap ke Oman. Bertetangga dengan Iran. Tidak jauh dari negara-negara kaya gas dan minyak: Iran, UEA, Qatar, Bahrain, Kuwait. Begitu dekatnya sumber energi. Tapi Pakistan kini krisis listrik. Krisis gas. Krisis moneter. Krisis apa saja.

Gwadar, sayangnya, berada jauh dari pusat ekonomi Pakistan: Karachi, Lahore, Punjab. Gwadar berada jauh di Barat. Yang penduduknya sedikit. Yang tanahnya gersang. Yang propinsinya tertinggal: Baluchistan. Yang ingin merdeka pula. Zaman dulu Gwadar tidak penting. Pelabuhan laut yang dalam tidak begitu diperlukan. Populasi kapal besar tidak banyak. Zaman berubah.

1 2 3 4Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Check Also

Close