KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Si Jago Merah Kembali ‘Ngamuk’

RADARSUKABUMI.com, CISAAT – Diduga korsleting listrik, rumah milik Hendra (37), warga Kampung Kutasirna, RT 9/3, Desa Kurasirna, Kecamatan Cisaat, hangus dilahap si jago merah, sekira pukul 03.30, kemarin (15/1). Meski tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian materil hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa yang terjadi pada pagi buta ini, pertama kali diketahui oleh Diah (35), isteri Hendra. Saat itu, ia melihat api sudah membakar atap rumahnya disertai kepulan asap tebal.

“Pengakuan korban, api cepat menjalar dan langsung menghanguskan rumah Hendra beserta isinya. Karena memang, bangunan rumah mudah terbakar,” jelas Camat Cisaat, Budiyanto saat dihubungi Radar Sukabumi melalui telepon selulernya, Selasa (15/1).

Mengetahui api sudah mengamuk, sambung Budiyanto, sejumlah warga dan Muspika Kecamatan Cisaat langsung menuju lokasi dan berupaya memadamkannya. “Namun api yang membakar rumah Hendra cepat menjalar. Sehingga hanya berapa menit bangunan rumah langsung hangus terbakar,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, berdasarkan olah TKP dan keterangan dari sejumlah saksi, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Sebab, selain isteri pemilik rumah, banyak juga warga yang melihat api pertama ke luar dari atap rumahnya.

“Dugaan sementara, api muncul dari arus pendek listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Namun kerugian material diperkirakan Rp100 juta,” jelasnya.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB, setelah satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Akibat kejadian ini, penghuni rumah sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

“Setelah menerima laporan dari tim di lapangan, BPBD langsung melakukan assessment ke lokasi. Mereka membutuhkan bahan material, baju layak pakai dan lainnya. Bantuan sementara sudah kami berikan,” pungkasnya. (Den/d)

loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close