KABUPATEN SUKABUMI

TPI Sepi, Harga Jual Ikan Laut ‘Terjun’

RADARSUKABUMI.com, PALABUANRATU — Nelayan di Palabuanratu, Kecamatan Palabuanratu, mengeluh karena harga jual ikan rendah. Penyebab rendahnya harga jual ikan karena tidak beroprasinya kegiatan pelelangan ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Dermaga Palabuanratu.

Tidak adanya aktivitas pelelangan di TPI setiap para nelayan bersandar membuat harga jual turun. Dengan kondisi tersebut para nelayan lebih memilih menjual hasil tangkapanya kepada bandar atau tengkulak yang menampung dengan harga tidak setabil dan dibawah harga.

“Saya heran dengan adanya TPI, tapi pelelangan ikan hasil tangkapan para nelayan lokal tidak pernah ada. Padahal, nelayan berharap lelang ikan dengan sistem yang ditentukan bisa memberikan kepastian harga semua jenis ikan hasil tangkapan,”aku Slamet (39) salah satu nelayan asal Gang Pesantren, Jalan Patuguran, Kecamatan Palabuaratu, kemarin (13/1).

Slamet mengatakan, padahal adanya TPI fasilitas untuk adanya aktivitas lelang ikan hasil tangkapan para nelayan lokal. Namun, ironis semua itu tidak berjalan sebagai mana mestinya. “Saya yakin jika ada aktivitas lelang ikan hasil tangkapan para nelayan lokal secara langsung, itu bisa menunjang pentingkatan pendapatan para nelayan,”katanya.

Hal senada di ungkapkan Cecep (59) nelayan asal Palabuanratu, dirinya selalu menjual hasil tangkapan ikan kepada para tengkulak dengan dalih cepat mengapatkan hasil. “Meski harga yang diterima murah, tapi mau bagai mana lagi, salah satu jalan biar cepat terjual dan dapet uang untuk mencukupi kebutuhan kelurga,”akunya.

Dia mengatakan, memang ada pangkalan pendaratan ikan (PPI), tapi tidak ada kegiatan pelelangan ikan di TPI Palabuanratu. Menurutnya, ketiadaan kegiatan lelang ikan membuat nelayan rugi. Sebab, harga jual ikan menjadi rendah.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan