Bencana Alam KabSUKABUMI

Waspadai Sesar Cimandiri, Bupati: Alat Diteksi Masih Minim

SUKABUMI — Dua hari kemarin, wilayah Jawa Barat terus diguncang gempa. Pertama terjadi pada Senin sekitar Pukul 22.04 WIB dengan kekuatan 4.8 magnitudo dengan Lokasi 8.15 LS, 107.88 BT (62 Km Barat Daya Kab-Tasikmalaya- Jawa Barat).

Kemudian kemarin (8/1) sekitar Pukul 16:54 WIB, gempa kembali menggetarkan wilayah Sukabumi. Kali ini, terletak pada koordinat 7,83 LS dan 106,44 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 93 kilometer arah selatan Kota Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, aktifitas gempa bumi yang sering terjadi diwilayah selatan Jawa Barat terutama di Kabupaten Sukabumi penyebabnya tidak lain aktivitas siesmik sesar atau patahan gempa Cimandiri (Cimandiri Fault).

Para peneliti menyebutkan bahwa sesar Cimandiri lebih aktif daripada sesar Lembang karena posisinya yang lebih dekat dengan tumbukan lempeng tektonik di zona subduksi selatan Jawa.

“Sejauh ini, Aktivitas sesar Cimandiri lebih tinggi dari patahan Lembang, “ujar pakar Geologi dari Universitas Indonesia (UI) Miko

Sejalan dengan para peneliti sebelumnya, bahwa sumber gempa subduksi yang terjadi pada sesar cimandiri diperhitungkan memiliki potensi gempa yang lebih besar dari pada patahan gempa lainnya yang berada di Jawa Barat. Selain itu juga khusus di Kabupaten Sukabumi memiliki beberapa segmen sesar cimandiri yang memiliki energi yang cukup tinggi jika terlepas.

Memang berdasarkan sejarah mencatat, Sesar cimandiri pernah memporak porandakan ribuah rumah pada tahun 1900 dan 1973. Kekuatan gempa sesar Cimandiri khususnya segmen sesar Cimandiri Citarik Cibadak dan Segmen Gandsoli-Sukaraja sangat kuat. Menurutnya, terkadang orang menilai hal berita seperti ini membuat merasa takut dan cemas masyarakat, namun sebetulnya dengan sudah dipublikasikan masyarakat tentunya akan sadar bahaya bencana dan ujungnya melakukan persiapan dan pencegahan jika bencana itu terjadi.

loading...
1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close