KABUPATEN SUKABUMI

SCG Kecewakan Mantan Buruhnya

RADARSUKABUMI.com – SUKABUMI–Mantan puluhan buruh outsourcing PT Siam Cement Group (SCG) di Jalan Pelabuhan II, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, kemarin (3/1).

Kedatangan buruh yang tergabung dalam wadah organisasi Federasi Kehutanan Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (F Hukatan KSBSI) ini, merupakan salah satu bentuk kekecewaan mereka kepada pihak PT SCG. Lantaran, telah tidak terima dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilkukan secara sepihak.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) F Hukatan KSBSI Kabupaten Sukabumi, Nendar Supriatna mengatakan, kedatangan puluhan buruh ini, untuk melaporkan perusahaan rekanan PT SCG yang dinilai telah melakukan PHK secara sepihak.

“Ada dua perusahaan outsourcing sebagai rekanan PT SCG yang mengganti nama perusahaannya. Ya, lebih mirisnya mereka dengan enteng melarang para buruh agar tidak masuk ke area PT SCG saat hendak bekerja dengan dalih, rekanan perusahaan tersebut sudah berganti nama,” jelas Nendar kepada koran ini, kemarin (3/1).

Untuk itu, para buruh menilai dengan mekanisme tersebut diduga adanya tindak pidana pelanggaran terhadap serikat buruh. Saat ini, para buruh merasa keberatan. Lantaran, pihak perusahaan telah merekrut para pekerja baru dan mengganti nama perusahaannya.

“Namun, saat ditanyakanan ke Disnakertrans terkait pergantian nama dan izin perusahaan baru itu, ternyata kedua perusahaan tersebut belum terdaftar. Bahkan, belum ada pemeberitahuan Disnakertrans. Untuk itu, kami meminta ketegasan kepada Disnakertrans untuk meindak tegas jika ditemukan perusahaan yang tidak memiliki izin oprasional,” tandasnya.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan