Pemkab SukabumiSUKABUMI

Iyos Ngaku Kecewa, Soal Desa Cidadap

RADARSUKABUMI.com – SIMPENAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri turut bicara soal permasalahan di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Iyos meminta supaya Inspektorat Kabupaten Sukabumi menindak lanjuti atas segala persoalan yang disampaikan warga, khususnya persoalan penggunaan Dana Desa (DD) untuk pengadaan mobil ambulans.

“Kalau sudah dibuatkan laporan pertanggung jawaban, sementara barangnya belum ada, tentu itu tidak benarkan. Bisa saja jadi temuan nantinya,” ujar Iyos Somantri saat dikonfirmasi Radar Sukabumi, kemarin.

Bila nanti hasil tindak lanjut Inspektorat segala tuduhan warga itu terbukti, maka tentunya ada aturan yang harus ditindaklanjut. Mulai dari yang berkaitan dengan administrasi, sampai hukuman yang ranahnya pidana. “Tapi semua itu harus kita buktikan, tidak bisa menduga-duga. Apapun nanti hasilnya, ya kita tindak lanjuti sesuai dengan aturan,” imbuhnya.

Dengan adanya persoalan di Desa Cidadap ini, Iyos berharap seluruh Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi tidak sekali-kali melakukan manipulasi LPJ. Pasalnya, konsekuensi atas tindakan ini ialah jeratan hukum. “Persoalan ini harus jadi pembelajaran bagi semua. Jangan sampai berani-berani memanipulasi data,” pungkasnya.

Sebelumnya telah diberitakan, Kepala Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan diduga menyelewengkan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2018. Warga pun langsung melakukan aksi unjuk rasa dan menuntut sang Kades lengser dari jabatannya.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, dugaan penyelewengan anggaran yang ditudingkan warga kepada sang Kades itu ialah anggaran untuk pengadaan mobil ambulans. Meskipun duit yang dipakai itu dari DD tahap I, namun sampai sekarang kendaraan tersebut belum juga ada.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan