PENDIDIKAN

Si Pitung, Mobil Irit Ramah Lingkungan

JAKARTA – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali in postsi datang dari Batavia Team (UNJ), yang berhasil bertengger di posisi kedua dalam kontes Mobil Hemat Energi (KHME) 2018 pada kategori Prototype Gasoline.

Tim yang dibentuk Fakultas Teknik tersebut sukses dengan mendapat perolehan hasil penggunaan bahan bakar sejauh 469.89 KM/Liter.

Kontes yang diinisiasi Perguruan Tinggi (Dikti) itu diselenggarakan Universitas Negeri Padang ini diikuti mahasiswa-mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi di Indonesia.

Batavia Team UNJ ikut serta dengan menurunkan salah satu mobil andalannya, bernama Si Pitung. Mobil yang masuk dalam kategori Prototype Gasoline itu merupakan mobil irit serta ramah lingkungan dengan menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya.

Manager Team Batavia UNJ Saeful Anwar, mengatakan bahwa konsep mobil yang dilombakan dalam kelas rototipe, tentu mendesain kendaraan yang ramah lingkungan.

“Mobil yang mengedepankan konsep kendaraan ramah lingkungan dengan desain futuristic. Sehingga memiliki aerodynamis yang bagus,” ujar Manager Team Batavia UNJ Saeful Anwar kepada wartawan koran ini melalui sambungan telepon di Jakarta.

Pemilihan nama mobil ini, kata dia, filosinya diambil dari bagian sejarah kota Jakarta. Mengingat ketika masa penjajahan, muncul sebuah nama Pitung. Tentu warga Jakarta pasti mengetahuinya. Kendati demikian, dirinya meyakin timnya akan mampu bersaing dalam industri otomotif.

“Si pitung kami ambil karena perguruan kami berasal dari Jakarta dan saat ini Indonesia sedang dijajah Di bidang Teknologi terutama Di industri otomotif.

Oleh sebab itu mobil Si Pitung lah menunjukan bahwa Indonesia bisa untuk tampil dan berkompetisi di tingkat nasional dan internasional dengan prestasi yang membanggakan,” jelas Saeful Anwar.

Meski sempat hujan saat kompetisi, sehingga mengakibatkan peserta mengalami kesulitan memaksimalkan kinerja kreasi moil hemat energinya. Tapi timnya tidak menemukan kendala yang menghambat jalannya kompetisi. Selama mengikuti kontes seluruh kru Batavia Team UNJ sangat antusias.

“Iya, kendala pasti ada. Tapi gak patal banget. Sangat berkesan, karena baru pertama kali KMHE di luar jawa, dan dari segi masakannya enak tempat wisatanya juga bagus, dan track lomba kemarin itu paling menantang di banding KMHE sebelumnya,” terang Saeful Anwar.

Selain meraih prestasi di dalam negeri, timnya bertekad untuk terus menorehkan prestasi hingga ke luar negeri. Sehingga dengan target tersebut bisa memotivasi timnya untuk terus bekerja keras.

“Batavia team itu bisa ikut lolos Drivers World Championship di London. Dan tidak cuma itu masih ada yang lain juga. Tujuan Batavia itu membentuk manusia yang lebih bermanfaat bagi lingkungan kampus, masyarakat sekitar dan lebih berguna buat negara,” ungkap pria Fakultas Teknik tersebut.

Perolehan gelar ini merupakan salah dari sekian banyaknya gelar, yang berhasil dalam ajang mobil hemat energi. Batavia Team UNJ juga berusaha untuk melakukam inovasi demi mengembangkan kendaraan mobil hemat energi yang akan berguna di masa depan.

(dan)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close