Liputan KhususSUKABUMI

Kode ‘BO’ Langsung Cuss

“Ya bervariatif dan tergantung lobi juga. Bahkan nawarin Rp 500 ribu bisa jadi Rp 400 ribu. Harga segitu hanya sekali main saja. Kalau sampai semalam atau istilannya LT, itu di atas Rp1 juta,” ucapnya sembari malu-malu.

Aplikasi yang dipergunakannya itu, sangat mudah dan simpel untuk mencari wanita pekerja seks. Bahkan, ketika iseng melobi bisa sampai lima wanita yang memang berkenan untuk melayaninya. “Ah gampang sekali. Saya memang sudah sering. Mudah pokoknya. Tinggal buka aplikasi, lalu lobi saja. Ada yang di hotel bisa juga di kosan, cantik-cantik lagi,” jelas pria bertubuh atletis ini.

Namun untuk prostitusi online yang saat ini ramai diperbincangkan di Sukabumi dengan menggunakan media sosial twitter, dirinya mengaku belum pernah menggunakannya. Dia lebih sering menggunakan aplikasi mesengger tersebut. “Gak pernah pake twitter. Seringnya menggunakan aplikasi itu,” aku pria yang berdomisili di Sukabumi tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro menunjukkan bukti screenshot postingan praktik prostitusi online akun Twitter @sukabumiasyik.

Bahkan, dirinya menceritakan pernah menemukan kontak wanita yang memang diakomodir oleh salah satu hotel berbintang di Kota Sukabumi. Hanya saja, ia enggan berani berspekulasi. Soalnya, harus ada transaksi dulu melalui rekening bank.

“Iya ada sih katanya dia stay di hotel itu, tidak bisa ke mana-mana. Kalau mau ke sini aja (hotel) katanya. Kita disuruh menghubungi menajernya lagi, terus nanti disuruh transfer uang. Tapi saya belum pernah, takut ketipu,” bebernya.(bal)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Tinggalkan Balasan