UNIVERSITAS NUSA PUTRA

Mengenal Pembangunan Karakter Mahasiswa Universitas Nusa Putra

Universitas Nusa Putra (NPU) sebagai satu-satu­nya universitas yang ada di Kabupaten Sukabumi, sudah sejak lama membudayakan pemba­ngunan karakter atau character building di berba­gai level kegiatan organisasi mahasiswa.

Selain untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa, baik peningkatan kemampuan soft­skill maupun hardskill. Dengan keikutsertaan mahasiswa dalam UKM maupun organisasi mampu melahirkan lulusan yang unggul dan mampu membawa bangsa Indonesia menjadi lebih maju dan siap menghadapi persaingan global.

Berikut wawancara lengkap dengan Warek III Bid. Kemahasiswaan dan Alumni Muhamad Muslih, ST, M.Kom:

  1. Bisa ceritakan bagaimana konsep character building di Universitas Nusa Putra?

Universitas Nusa Putra sebagai satu-satu­nya universitas yang ada di Kabupaten Sukabumi, sudah sejak lama membudayakan pemba­ngunan karakter atau character building di berba­gai level kegiatan organisasi mahasiswa. Seperti di antaranya, menjadikan unit kegiatan mahasiswa (UKM) sebagai salah satu wadah untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa, baik peningkatan kemampuan soft­skill maupun hardskill. Jadi, UKM dan organisasi mahasiswa menjadi salah satu sarana pembangunan karakter di perguruan tinggi ini.

Dengan keikutsertaan mahasiswa dalam UKM maupun organisasi mampu menumbuhkembangkan prilaku dan sikap yang baik. Sehingga, lulusan Universitas Nusa Putra menjadi lulusan yang unggul dan mampu membawa bangsa Indonesia menjadi lebih maju dan siap menghadapi persaingan global dengan bekal kemampuan intektual dan semangat kebangsaan hasil pembangunan karakter.

  1. Dari sisi kualitas dan kuantitas, apa kelebihan konsep character building di Universitas Nusa Putra?

Saat ini jumlah anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Nusa Putra adalah yang terbanyak di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Dengan usia berdirinya yang belum lama, UKM ini memiliki anggota terbanyak bila dibandingkan dengan UKM Menwa di perguruan tinggi lain di Jawa Barat. Pertumbuhan yang sangat pesat dari UKM ini tidak lepas dari semangat mahasiswa yang selalu ingin menjadi generasi emas bangsa Indonesia.

Tidak kalah penting pola pembinaan karakter menjadikan mahasiswa memiliki semangat juang tinggi untuk membentuk dan mengembangkan kepribadian,” pungkasnya.

  1. Bagaimana dengan UKM lainnya, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan misalnya?

Iya, ada juga Volunteer Tanggap Bencana (VTB). Lembaga men-support UKM ini agar menjadi relawan terdepan mahasiswa dalam upaya penanganan bencana. Alhamdulillah, UKM VTB ini sekarang sudah menjadi mitra pemerintah pusat maupun daerah melalui Basarnas dan BPBD Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

VTB selalu melakukan aksi-aksi sosial kepada masyarakat yang terkena bencana, seperti bencana alam dan kebakaran. Melalui UKM ini diharapkan mahasiswa dapat mempelajari arti kehidupan dan kebersamaan.

Penerimaan dan kesan korban bencana juga sangat bagus. Mereka mensyukuri kedatangan tim UKM VTB ke lokasi bencana mereka walaupun bantuan yang diberikan tidak selalu sebesar lembaga lain.

Tidak hanya terbatas untuk korban bencana di wilayah Sukabumi dan Jawa Barat, untuk korban bencana gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah juga VTB aktif melakukan kegiatan penggalangan dana.

  1. Apakah semua UKM mendapat support yang sama dari lembaga?

Iya, semua mendapat support sama. Hanya besaran dan fasilitas yang diberikan disesuaikan dengan seberapa besar kontribusi positifnya bagi lembaga dan masyarakat. Seperti UKM Paduan Suara, atau Satgas Anti-Narkoba dan Penanggulangan HIV/AIDS (Ganas) yang aktif melakukan koordinasi untuk menjalin kemitraan dengan Lembaga Penanggulangan AIDS (KPA) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

UKM ini aktf memberikan ber­bagai pelatihan bekerjasama dengan kedua lembaga tersebut. Ini merupakan upaya bersama UKM membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids dan Narkotika, mengingat Sukabumi masuk peringkat kelima besar kasus HIV/Aids di Jawa Barat.

  1. Lalu bagaimana dengan himpunan, apakah juga mendaat support yang sama dari lembaga?

Pada prisifnya, sepanjang itu bisa memberi citra positif bagi lembaga dan bermanfaat bagi masyarakat luas, lembaga tidak memberikan batasan. Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) misalnya, lembaga mem­be­ri­kan sopport ketika menghibahkan website gratis ke sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Semua kegiatan ini sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ini juga sebagai upaya penyebaran informasi secara digital agar dapat diakses oleh siapapun, di manapun tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Bahkan hingga aktivitas sosial yang terkecil, seperti misalnya pembagian takzil gratis saat bulan Ramadhan dan santunan kepada yatim dan dhuafa, lembaga selalu memberikan support.

 

Antara UKM, Berbagi, dan Mengabdi

Bagi Muhamad Muslih, pembangunan karakter mahasiswa Universitas Nusa Putra adalah kunci utama mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di kancah global. Mahasiswa tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional. Sehingga ada keseimbangan antara soft skill dan hard skill.

Selain itu, menurut pria kelahiran Sukabumi, 29 April 1986, pembangunan karakter juga menjadi pintu masuk bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan di dunia kerja dengan berbagai latar belakang pendidkan dan status sosial.

“Bagi saya bergabung dengan Universitas Nusa Putra merupakan pengalaman sangat membanggakan dan berarti bagi hidup saya. Di sini saya bisa berbagi sekaligus mengabdi,” ujar pria yang mengambil Proram Magister di Universitas Budi Luhur, Jakarta itu.

Selain itu, Muslih yang juga aktif di APTIKOM sebagai anggota dan menjadi Pembina di berbagai UKM Universitas Nusa Putra ini mengatkan, seluruh civitas akademika Universitas Nusa Putra memiliki semangat luar biasa dalam membangun generasi bangsa yang berkarakter.

“Hal itu terlihat dari berbagai upaya dilakukan sehingga dirasakan perkembangan kemajuan perguruan tinggi tersebut sangat cepat,” pungkas Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Nusa Putra itu.

BIODATA

  • Muhamad Muslih, ST, M.Kom
  • TTL: Sukabumi, 29 April 1986
  • Alamat: Kp. Selaawi RT. 02/01, Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
  • E-Mail: [email protected]

PENDIDIKAN 

  • Magister, Universitas Budi Luhur, Jakarta, 2014/2015
  • Starata Satu, STMIK Jabar Bandung, 2010/2011
  • Diploma Tiga, STT NUSA PUTRA Sukabumi, 2008/2009
  • SMAN 1 Kota Sukabumi Sukabumi 2004/2005
  • SMPN 1 Curugkembar Sukabumi 2001/2002
  • SDN 1 Curugkembar Sukabumi 1998/1999

PENGALAMAN BERORGANISASI

  • Anggota APTIKOM s.d. sekarang
  • Pembina Resimen Mahasiswa s.d. sekarang
  • Pembina Volentir Tanggap Bencana s.d. sekarang
  • Pembina Gerakan Anti Narkoba dan Penanggulangan HIV/IDS s.d. sekarang

RIWAYAT PEKERJAAN

  • Waket III Bid. Kemahasiswaan STT Nusa Putra 2014 s.d.2017
  • Warek III Bid. Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Nusa Putra 2018 s.d. sekarang

PENGALAMAN PENELITIAN

  • Pengembangan E-Marketing Penerimaan Mahasiswa Baru Menggunkan Metode Service Oriented Architecture (SOA) 2015, Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra Vol. 1
  • Marketing strategy with Linier Regression to the Interst of New Student, 3th Internasional Conference on Computing, Enggineering and Design 2017
  • Comparison of C4.5 Method Based Optimization Algorithm to determine Eligibility of Beneficiaries Direct Community Assistance, 3th Internasional Conference on Computing, Enggineering and Design 2017
  • Sistem Prediksi Pemilihan Jurusan Menggunakan Metode Nearest Neighbor untuk calon siswa di Sekolah, Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra Vol. 6 2018
  • E-Monotoring Manajajemen Perencanaan Produksi menggunkan Service Oriented Architecture (SOA), 4th Internasional Conference on Computing, Enggineering and Design 2018.
Tags
loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close