KABUPATEN SUKABUMI

Duhh.. Harga Ikan Di Palabuhanratu ‘Terjun’ di Musim Panen

PALABUHANRATU-– Musim paceklik ikan sudah usai, namun nelayan di Palabuhanratu belum bisa menikmati keuntungan dari hasil melaut. Pasalnya harga ikan hasil tangkapan mereka terjun bebas. Hal itu diungkapkan nelayan Palabuhanratu yang menuturkan, jika harga ikan saat ini memang turun dari harga sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang diterima koran ini dari pelelangan ikan dermaga Palabuhanratu, harga ikan kosong mengalami penurunan yang begitu drastis. Sebelumnya harga ikan jenis lisong ini dikisaran Rp20 hingga Rp25 Kg, namun sekarang harga turun menjadi Rp7.500.

“Hasil tangkapan perhari saat ini melimpah meningakat 40 persen dari biasanya, dari pada membusuk harga ikan ini saya turunkan dari biasanya,”ujar Asep Samsudin (45) seorang nelayan Palabuhanratu, kemarin (04/11).

Kondisi hasil tangkapan ikan jenis lisong mengalami peningkatan di alami semua nelayan bagan, saking melipahnya para nelayan bingung untuk menjual ke konsumen, dan ahirnya harga dijatuhkan dari harga biasanya. “Saat perahu nelayan bersandar ke tepi dermaga, sekarang warga langsung berkerumun mendekati perahu, mereka tau harga ikan lisong lagi murah, dari pada busuk lebih baik kita jual cepat,”jelasnya.

Hal serupa diungkapkan salah seorang pedagang ikan, Jejen (48) mengatakan pada tiga hari ini nelayan wilayah perairan Palabuhanratu, khususnya yang memakai perahu Bagan sedang panen ikan Lisong. “Kalo di nilai dari jumlah tangkapan meningkat, namun tidak menguntungkan yang ada merugi, biaya oprasional dan bahan bakar lebih tinggi,”katanya.

Lebih lanjut, Jejen mengatakan dengan melimpahnya ikan lisong tentu saja harga ikan lisong turun drastis dari harga biasanya. “Harganya jatuh drastis, bahkan kemarin (Sabtu 3/11)’sempat di kisaran Rp2.500/ Kg,”katanya.

loading...
1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close