KABUPATEN SUKABUMI

Puluhan Perahu Nelayan Rusak

PELABUHANRATU— Akibat tidak memiliki dana, Puluhan perahu tradisional milik nelayan di pantai Palabuhanratu dibiarkan rusak. Umumnya, puluhan unit perahu rusak dan hancur akibat gelombang pasang beberapa bulan lalu.

Seorang nelayan tradisional Slamet Nur (41) mengungkapkan setiap tahun jumlah bangkai perahu yang disandarkan di dermaga kian meningkat. Umummya bangkai perahu yang disandarkan dipinggir Dermaga Palabuhanratu, terdiri dari jenis perahu congkreng, beleketek, payang dan jenis perahu tradisional lainnya.

“Saat ini, jika dihitung satu persatu jumlah bangkai perahu yang disandarkan di dermaga ini bisa mencapai 50 unit lebih,”ungkap Slamat kepada koran ini, kemarin (01/11).

Dirinya mengungkapkan mulai menumpuknya bangkai perahu tradisional di dermaga ini sudah berlangsung sejak tahun 2000 lalu hingga sekarang. Mayoritas perahu rusak pada bagian body badan dan bawah perahu. Karena itu, perahu tidak bisa dimanfaatkan sama sekali.

Kalaupun dipaksakan kondisi perahu rusak bisa menyebabkan perahu tenggelam. “Soalnya saat melaut airnya masuk kedalam badan dan bawah body perahu, sehingga perahu pun bisa tiba-tiba tenggelam, ” katanya.

Sebagian nelayan hingga saat ini belum bisa memperbaiki perahu yang rusak, salah satu kendalanya karena masalah biaya perbaikan yang relatif sangat mahal.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan