EKONOMI

Alfamart Latih Manajemen Ritel

SUKABUMI – Sebanyak 50 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khusus pedagang warung kelontong di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi mengikuti Pelatihan Manajemen Ritel yang digelar Alfamart di Kantor Kecamatan Sukaraja, Jalan Raya Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/10).

Kepada Radar Sukabumi, Manager SSP Cabang Cianjur Sukabumi Supandi mengatakan, selama ini toko-toko kecil atau toko kelontong memiliki banyak kekurangan, seperti diantaranya masalah manajemen keuangan. Ia menilai selama ini, pedagang toko kecil belum memahami manajemen keuangan yang baik.

Permasalahan lain adalah display barang dan pengemasan yang kurang baik. Pedagang toko masih kurang memperhatikan tata letak barang yang di display serta kurang memperhatikan tanggal kadaluwarsa makanan dan minuman.

Untuk itu, lanjutnya menambahkan, pelatihan ini untuk memberi pengetahuan kepada pedagang toko tentang manajemen keuangan, display barang dan pengemasan yang baik, guna meningkatkan penjualan.”Di sini kita memberikan pelatihan tentang manajemen ritel modern, terkait teknik menata barang, pengetahuan produk, hingga melayani konsumen dengan baik,”tambahnya.

Diakui Pandi, dengan perkembangan teknologi yang terus maju industri ritel di Indonesia terus berkembang pesat, tentunya hal ini menuntut pelaku usaha untuk terus berbenah menjawab tuntutan pasar sehingga pedagang ritel tidak mematikan usaha warung-warung kecil.

“Sekarang inikan, masayarakat semakin cerdas mereka punya kemampuan untuk menyeleksi jenis, kualitas hingga harga barang. Karena itu termasuk para pedagang warung dituntut jeli dan kreatif untuk menjawab tantangan kondisi tersebut,” tuturnya.Sementara itu, dari 50 peserta yang hadir, sebanyak 40 peserta merupakan binaan Alfamart dan sepuluh orang binaan desa.

Dikatakannya, Alfamart juga memiliki program Outlet Binaan Alfamart (OBA), di mana aggotanya merupakan pedagang warung tradisional yang ada di sekitar Alfarmart.Menurutnya ada beberapa kemudahan jika ikut bergabung OBA ini, seperti penyediaan pasokan barang berkualitas, dapat memesan barang ke toko dengan harga khusus dan siap antar tanpa dikenai ongkos kirim, serta diperkenalkan teknologi pemesanan barang secara online.

Tidak hanya itu, perusahaan juga memberikan bantuan dress up warung untuk mempercantik tampilan fisik warung tradisional. Hingga saat ini Alfamart memiliki anggota OBA sudah lebih dari 50 pedagang kelontong di wilayah Sukabumi yang ikut bergabung program OBA. Menurutnya pelatihan ini akan terus dilakukan secara rutin setiap 1-2 bulan sekali kepada pedagang warung kelontong.

Sementara itu, salah satu peserta sekaligus Ketua Bumi Desa (Bumdes) wilayah Desa Sukamekar Kecamatan Sukaraja Shani mengaku amat terbantu, dengan adanya pelatihan ini, pasalnya ia pun mendapat wawasan baru mengenai manajemen usahanya ini. “Bagus yah sangat bemanfaat kita jadi lebih tahu lah tentang management ritel itu seperti apa sehingga dapat membantu penghasilan usaha kita akan maju lagi,” tutupnya.

 

(wdy)

loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close