BANDUNG

Komoditas Pertanian Ditawarkan ke Rusia

BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat merilis rencana dan potensi investasi di Jawa Barat senilai Rp 268 triliuan dalam lima tahun ke depan. Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Pemprov Jabar pun menawarkan ekspor berbagai komoditas pertanian Jawa Barat, khususnya Kopi Java Preanger.

“Dengan kontribusi sebesar 31 persen terhadap investasi nasional, Jawa Barat sampai dengan saat ini masih merupakan provinsi yang paling diminati para investor dari dalam maupun luar negeri,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil dalam siaran persnya, Kamis (18/10).

Emil mengemukakan hal tersebut di hadapan para pengusaha dan investor yang tergabung di dalam Kamar Dagang dan Industri Moskow pada pertemuan yang digelar di Moscow Chamber of Commerce and Industry, Sharikopodshipnikovskaya Street.

Emil mengatakan, puluhan potensi investasi di Jawa Barat dari berbagai sektor serta tawaran insentive investasi yang kompetitif. Saat ini, merupakan penyebab minat dan realisasi investasi.Wakil Presiden Kamar Dagang dan Industri Moscow, Suren Wardanyan, menyambut dengan antusias tawaran untuk membuka cafe dan restoran Indonesia di Moskow dengan sajian khusus kopi-kopi khas Jawa Barat.

“Untuk pembukaan restoran Indonesia di Moskow dengan sajian khusus kopi Jawa Barat, saya akan mengutus salah seorang pengusaha lokal dari Asosiasi Restoran Moskow untuk segera menindaklanjuti rencana tersebut,” kata Suren.

Selanjutnya, terkait dengan tawaran investasi di bidang infrastruktur, Suren menyampaikan bahwa hal itu sangat relevan dengan minat dan keahlian para investor di Rusia. “Kami banyak berpengalaman dalam pembangunan Highway, Railway, Airport dan Seaport sehingga akan sangat tertarik menjawab tawaran Ridwan Kamil untuk berinvestasi di Jawa Barat,” katanya.

Salah seorang pengusaha asal Moscow yang merupakan juga merupakan Ketua Divisi Hubungan Perdagangan Indonesia Rusia, Konstantin Mezhankov, juga secara antusias menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di sektor pertanian khususnya pengembangan teknologi pembibitan, komoditas sayuran dan padi di Jawa Barat.

“Kami memiliki teknologi pengembangan benih padi dan sayuran yang berproduktivitas tinggi yang dapat dikembangkan di Jawa Barat,” katanya.Merespon hal tersebut, Emil pun mengundang KADIN Moscow untuk berkunjung ke Jawa Barat guna melakukan penjajakan tingkat lanjut.

Emil berharap selambat-lambatnya pada bulan Agustus 2019, bertepatan dengan keikutsertaan Jawa Barat dalam event Festival Indonesia di Moscow, dapat terjalin realisasi kerja sama perdagangan dan investasi para pengusaha Rusia, khususnya Moskow dengan Pengusaha ataupun Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

 

(net)

Tags

Tinggalkan Balasan