NASIONALSUKABUMI

Wafat di Tanah Suci, Wajah Pasutri Jamaah Haji Asal Aceh Ini Bercahaya

RADARSUKABUMI.com – Ada dua dari 348 orang jamaah haji yang wafat di Tanah Suci yang menyita perhatian. Wajah mereka bercahaya, inilah kesan yang ditangkap dari pasangan suami istri (pasutri) jamaah haji asal Aceh.

Mereka adalah Muhammad Hasan Amin (72) dan Zulbaidah Mak Abad (61). Muhammad Hasan Amin wafat pada 3 September dan selang dua belas hari kemudian, atau pada 15 September, istrinya menyusul menghadap Ilahi.

Muhammad Hasan Amin meninggal di Makkah akibat penyakit pernapasan. Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi. Namun, nyawanya tidak tertolong. Sedangkan istrinya meninggal saat sedang salat di Raudah, Masjid Nabawi, Madinah.

Menurut beberapa jamaah haji, Zulbaidah terkulai lemas setelah takbiratul ihram. “Tiba-tiba ambruk dan pingsan,” kata jamaah haji yang saat itu sedang berada di Raudah.

Beberapa jamaah yang sedang berada di Raudah mencoba menolong. Namun, takdir berkata lain. Zulbaidah mengembuskan napas terakhirnya.

Ketua Sektor Khusus PPIH Arab Saudi Jasaruddin termasuk salah seorang yang mengevakuasi jenazah Zulbaidah ke dalam ambulans. “Subhanallah, wajah almarhumah terlihat bersih, bercahaya, dan seperti orang tersenyum,” katanya.

Kabar meninggalnya pasutri asal Embarkasi BTJ 09 itu langsung menjadi berita viral di kalangan petugas dan jamaah haji. Mereka rata-rata merasa terharu mendengar kabar tersebut. Apalagi, Zulbaidah wafat di Raudah.

Raudah adalah tempat yang menjadi rebutan jamaah haji. Lokasinya di dalam Masjid Nabawi, antara makam Nabi Muhammad SAW dan mihrab. Sebagian umat Muslim meyakini bahwa Raudah adalah tempat yang mustajab untuk berdoa.

Berdasar data sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, Muhammad Hasan Amin dan istrinya tinggal di Cot Muling Kedai Panjang, Kluet Utara, Aceh Selatan. Mereka menggantungkan hidup dari profesi Hasan Amin sebagai nelayan.

Profesi itu pula yang membuat pasutri tersebut mampu melunasi biaya haji pada 23 April 2018. Sesuai jadwal, mereka seharusnya pulang ke kampung halaman pada 22 September.

Kini, hanya nama pasutri jamaah haji asal Aceh itu yang pulang ke Tanah Air. Zulbaidah dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, Madinah. Sedangkan suaminya di pemakaman umum Makkah.

(jp/izo)

Tags

Tinggalkan Balasan