SUKABUMI

Bos Bus Maut Bakal Dipidana, Adam ‘Kernet’ Mulai Membaik

Lebih lanjut dia menuturkan, ada sejumlah jalan apabila dilewati kendaraan besar dan kurang laik bisa menimbulkan kecelakaan. Nah, jalan alternatif Cikidang itu menjadi salah satu yang tidak direkomendasikan untuk dilalui bus. “Tapi mungkin mereka ambil jalan pintas agar cepat,” imbuhnya.

Memang kecelakaan bisa disebabkan banyak faktor. Mulai dari pengemudi, kendaraan, jalan, faktor cuaca. “Ini berbagai faktor kalau terakumulasi bisa terjadi ini (kecelakaan),” sebut Setyo.

Untuk itu Setyo mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati dalam memilih kendaraan yang akan ditumpangi. Misalnya jika ingin menggunakan bus, perlu dipastikan jalan mana yang akan dilintasinya. Tentu, kelaikan kendaraan menjadi yang utama untuk dicek. “Karena kejadian berkali-kali bus tidak laik jalan mengakibatkan kejadian yang menyedihkan,” pungkas Setyo.

Sementara itu, di lokasi ratusan warga Kecamatan Cikidang kembali berdatangan. Kali ini, kedatangan warga bukan untuk menonton puing-ping kecelakaan, melainkan untuk mendoakan korban yang tewas pasca kecelaan. Hal itu dilakukan, sebagai salah satu bentuk kepedulian atas insiden yang terjadi beberapa waktu lalu itu.

Ketua MUI Kecamatan Cikidang, Deden Zainal Mutaqqin mengatakan, saat ini warga setempat serempak menggelar tawasulan untuk mendoakan para korban. “Kita menggelar tawasul untuk mendoakan para korban yang meninggal dan terluka semoga cepat disembuhkan,” kata Zainal kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.
Menurutnya, di jalan letter S Cikidang ini memang kerap terjadi kecelakaan karena setiap harinya banyak lewat bus Damri. Sedangkan, dilokasi tersebut masih minim rambu-rambu lalulintas termasuk Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lainnya.

“Kami berharap ke depan, disetiap tikungan bisa dipasang pembatas dan marka jalan serta PJU karena rawan kecelakaan, terutama di malam hari,” harapnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan