KABUPATEN SUKABUMI

Nelayan Palabuhanratu Panen Tongkol

PALABUHANRATU–Tiga hari terakhir ini, nelayan payang dan bagang apung panen ikan tongkol kecil (lisong). Setiap perahu payang, rata-rata mendapat puluhan kwintal ikan.

Salah seorang nelayan payang, Jaelan (79) menuturkan, saat ini harga ikan lisong sedang turun drastis. “Biasanya Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Namun sekarang turun menajdi Rp17 ribu. Kalau makin malam harganya lebih murah lagi, bisa Rp15 ribu,” tutur Jaenal.

Warga Cisolok ini mengaku senang meski usahanya sebagai anak payang (nelayan) baru ada hasil. Selain mendapatkan bagian penghasilan berupa uang, para nelayan ini juga mendapatkan bagian berupa ikan atau biasa disebut ‘calikan’.

Sementara Sandi Hamid (40) menyebutkan, sebagai pedagang ikan dirinya juga kecipratan rezeki setiap musim panen ikan. Setidaknya, dalam sehari ia bisa menjual 50 kilo sampai 1 kwintal. Sedangkan pada musim paceklik, selain ikannya susah, pembelinya pun susah. “Meskipun mengambil keuntungannya sedikit, tapi Alhamdulillah penjualannya banyak,” timpalnya.

Selain dijual secara eceran, ikan lisong ini juga ditampung oleh pemilik kastorit. Juru timbang dan juru tulis Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), Pepen Dolar menyebutkan, biasanya musim ikan seperti ini tidak berlangsung lama dan pluktuatif setiap waktunya.

1 2Laman berikutnya
Tags

One Comment

  1. untuk menjaga harga ikan anjlok..perlu intansi yg bisa menampung hasil laut yg terlalu melimpah..supaya nelayan merasakan keuntungan saat ikan melimpah

Tinggalkan Balasan