IJABAH

Hanafie Ingin Teruskan Perjuangan Sang Ayah

SUKABUMI– Mencalonkan kepala daerah menjadi momen penting bagi Calon Wakil Walikota Sukabuni nomor urut 1 , Hanafie Zain. Pasalnya, pencalonan tersebut merupakan trah keluarga turun temurun yang pernah dilakukan ayah dan kakaknya.

Bahkan, sebelum mendatangi tempat pemungutan suara, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi itu sempat sungkem kepada orang tuanya sambil meneteskan air mata. Dimana momen tersebut mengingatkan kepada sosok ayahnya yang mencalonkan diri sebagai Bupati di tanah kelahiran, Banjarmasin.

“Beliau (ibu Hanafie) sengaja datang dari Banjarmasin untuk berangkat umroh ke Mekkah dan baru dua hari di Sukabumi,” terang Hanafie kepada Radar Sukabumi.

Diakui Hanafie, perjuangan menjadi Kepala Daerah ini sama-sama dilakukan ayah dan kakaknya dari bawah. Mulai dari kewadanaan atau camat hingga menjadi pejabat daerah dan kemudian menjadi kepala daerah.

“Semoga lahir pemimpin terbaik di Kota Sukabumi. Saya meminta kepada Allah jika pencalonan dirinya maslahat untuk umat diberikan jalan terbaik dan kalau pun tidak semoga Allah memberikan pemimpin d Kota Sukabumi yang lebih baik,”akunya.

Sementara itu, Hanafie berserta istri dan keluarga melakukan pencoblosan d TPS 10 Kelurahan Nanggleng Kecamatan Citamiang. Mereka kompak menggunakan pakaian hitam dengan celana gelap. Hanafie mengungkapkan filosofi pakaian yang dipakainya. Warna putih bagi dia, merupakan warna yang identik dengan kesucian.

Dimana hal itu menjadi harapan agar dalam memimpin Kota Sukabumi nanti bisa amanah dan menjunjung tinggi rasa kejujuran serta keadilan. Selain itu, pada pakaian putihnya itu terdapat jahitan berwarna merah, kuning dan hijau. Dimana warna-warna tersebut simbol partai pendung yakni PDI P, Golkar dan PKB. “Ya ini sebagai simbol partai dukungan,” terangnya.

Usai melakukan pencoblosan, Hanafie rencananya akan berkunjung memantau jalannya Pilkada serentak bersama tim. Setelah itu menunggu hasil keputusa KPU di posko pemenangan. (why)

Tags

Tinggalkan Balasan