CATATAN DAHLAN ISKAN

Masjid di Depok-nya Dallas

Qutaiba ini masih muda: 31 tahun. Lahir di Amerika. Asal orang tuanya Afghanistan. Sukunya Pastun. Suku mayoritas di sana. Saya bisa membayangkan karakter dan kepriyayian Qutaiba ini. Saya pernah membaca novel yang berlatar belakang Pastun. Suku yang berwatak keras, baik hati, priyayi dan fanatik agama.

Setidaknya saya sudah membaca tiga novel dengan latar belakang Pastun: Kit Runner, Thousand Splendid Suns dan And the Mountain Echoes. Semua itu karangan Khaled Hussaini. Seorang dokter Amerika. Yang lahir di Afghanistan. Yang tumbuh sebagai anak di tengah meledaknya perang di sana. Lalu ikut orang tuanya mengungsi ke Amerika.

”Saya sudah tidak bisa bicara Pastun,” ujar Qutaiba. ”Kalau mendengarkan masih paham,” tambahnya. ”Kalau dulu ayah bertanya dalam bahasa Pastun saya jawab dengan bahasa Inggris,” kenangnya.

Ayahnya sudah lama meninggal. Juga ibunya. Dimakamkan di negara bagian Iowa. Di Iowa itu juga Qutaiba kuliah: di Iowa State University. Ambil jurusan pendidikan. ”Saya ini guru,” gumamnya.

Kok bisa jadi imam? Ayahnyalah yang mengajarinya membaca Quran. Ketika ia berumur 8 tahun. Ayahnya pula yang menginspirasi untuk mendalami agama. Ayahnya pula yang membuat ia belajar bahasa Arab.

Bagaimana cara Qutaiba mendalami agama?

”Saya masuk universitas terbuka,” kata Qutaiba.  Ambil jurusan agama Islam. Sampai lulus. Di UT itulah Qutaiba merasa ilmu agamanya memadai. Dan bisa berbahasa Arab. Di Amerika, katanya, hanya di Universitas Terbuka yang ada jurusan agama Islam.

Obrolan kami itu tersela terus oleh kian banyaknya orang yang masuk masjid. Yang semua menyalami Qutaiba. Adzan pun berkumandang. Oleh yang Palestina tadi. Kurma dibagi. Air putih ambil sendiri.

Hari itu ada 40-an orang. Yang berbuka dan salat maghrib. Antre makannya pun jadi agak panjang. Tapi saya tahu di panci yang mana ada makanan apa: saya tadi ikut bantu menyusunnya.

Apalagi makanannya hanya tiga jenis: nasi briyani, salad sayur dan ayam. Itu pun terlihat jelas: pesanan dari catering.(***)

Laman sebelumnya 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Check Also

Close