KABUPATEN SUKABUMI

MACET: Antrian kendaraan di sepanjang ruas jalan Utara Sukabumi

 

Sukabumi Utara Masih Macet

CIBADAK – Arus lalu lintas di sepanjang ruas Utara Sukabumi sampai saat ini terpantau padat. Penyebabnya, selain keluar-masuknya kendaraan dari gang atau jalan alternatif, juga banyaknya angkutan umum yang berhenti sembarangan.

Pantauan Radar Sukabumi, sedikitnya ada tiga titik kemacetan di jalur Utara Sukabumi. Seperti di jalur Ciutara sampai Simpang Cidahu, jalur Palagan sampai Pasar Parungkuda dan Angkrong sampai Pasar Cibadak. Rata-rata, kemacetan di titik ini sepanjang 1-2 kilometer. Polisi yang tidak sebanding dengan volume kendaraan, nampak dibuat kewalahan mengatur arus lalu lintas. “Macetnya luar biasa parah. Saya dari Pasar Parungkuda sampai Palagan saja, itu hampir dua jam,” ujar salah satu pengendara, Mohd Karimullah (31) kepada Radar Sukabumi.

Menurut Karim, kemacetan di jalur Utara Sukabumi ini sulit untuk diatasi. Pasalnya, yang diperlukan tidak hanya penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL), melainkan butuh kesadaran dari semua pihak. Baik itu kesadaran dari pihak pengendara, juga kesadaran dari masyarakat sepanjang pasar dan jalur Utara Sukabumi. “Solusi lainnya, segera wujudkan pembangunan tol Bocimi. Karena, saat ini volume kendaraan terus meningkat sementara ruas jalan masih tidak berubah,” singkatnya.

Sementara itu, Kadishub Kabupaten Sukabumi, Thendi Hendrayana mengaku, kendaraan yang melintas di Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Terlebih pasca ditutupnya akses menuju Puncak. Sehingga ia mengaku sulit untuk membendung luapan kendaraan. “Pasca longsor di Puncak, peningkatan kendaraan sampai 33 persen. Peningkatan ini tentu tidak bisa dibendung. Kami berharap, semua pihak saling menghormati dan memahami,” timpalnya.

Terkait pembangunan tol Bocimi, mantan Kadis Parbudpora Kabupaten Sukabumi ini mengaku hal itu merupakan kebijakan dan kewenangan pemerintah pusat. Pihaknya pun berharap, tol Bocimi ini segera terwujud. “Kami juga berharap, tol ini segera terwujud. Karena, tol akan mampu menekan kemacetan di Sukabumi,” singkatnya. (ren)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close