KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Pengendara Mobil Batman Forever “Ngamuk” Akses Jembatan Cisaar Akhirnya Dibuka

SUKABUMI-Pagi tadi sekira Pukul 08.00 WIB, aksi seorang pengendara mobil fortuner bertuliskan Batman Forever sempat menarik perhatian pengendara mobil dan motor yang akan melintas di sungai Cisaar dekat Jembatan Cisaar, sebuah jembatan menuju kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu,  Minggu (7/1).

Ini tidak lain karena pengendera fortuner itu mengamuk dengan memarahi sejumlah warga yang berjaga menghalau pengendera mobil dan motor yang akan melintas di Jembatan Cisaar.

Bagja Gumilang, seorang saksi mata saat dikonfirmasi radarsukabumi.com mengatakan, ia tidak mengenal persis pengendara mobil fortuner tersebut. Hanya dari obrolan mulut ke mulut pengendara yang terjebak macet saat akan melintas di Sungai  Cisaar, orang itu kata Bagja adalah seorang tokoh masyarakat asal Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi.

Kendaraan yang akan menuju kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu melintas di Jembatan Cisaar.

Aksi nekad pria berbadan kekar itu ungkap Bagja langsung mendapat pujian dan teriakan kalimat Hidup Batman Forever dari para pengendara yang sedera awal sudah kadung jengkel karena Jembatan Cisaar masih diblokir atas kebijakan pihak PT Tri Murti, perusahaan pelaksana proyek ratusan miliar akses jalan menuju Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Pihak PT Tri Murti beralasan belum membuka akses jembatan untuk dilalui kendaraan karena pertimbangan faktor teknis. Antara lain, jembatan baru dua pekan selesai pengerjaan dan pertimbangan teknis lainnya.

“Ini aksi spontan.  Saya lihat dia sepertinya datang dari arah Geopark Ciletuh. Mobilnya sempat turun nyebrang jalan sungai. Setelah mobilnya melintas sungai, dia langsung turun dari mobil dan menghampiri sejumlah warga yang berjaga di sana. Setelah marah-marah ke warga yang jaga di jembatan itu, terus minta bantuan wisatawan lain untuk menggeser barikade drum yang menghalau Jembatan Cisaar,”ungkap Bagja.

Warga Perumahan Taman Sari Palabuhanratu ini menceritakan, pagi itu memang arus lalu lintas menuju kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu cukup banyak. Antrian mobil wisatawan cukup panjang karena tersendat di jembatan Cisaar. Terlebih kendaraan yang akan melintas ke sungai Cisaar sempat terhenti karena ngantri saat akan melintasi sungai.

“Kemacetan diduga kuat karena banyak pengendara mobil terutama motor, ragu-ragu melintas ke sungai karena kondisi hujan dan air sungai cukup besar,”terang Bagja.

Setelah barikade dibuka sejumlah warga setempat yang berjaga dan pengendara, arus kendaraan dari arah
Palabuhanratu dan dari arah Geopark Ciletuh Palabuhanratu pun jadi lancar.

“Alhamdulilah arus lalu lintas lancar, tidak mandek lagi,”tandas Bagja yang saat itu bersama keluarganya akan berlibur ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.(irwan/radarsukabumi)

Tags

Tinggalkan Balasan