KABUPATEN SUKABUMI

Sudah 14 Hari, Cucu dan Dua Cicit Hilang

SUKABUMI – Seorang ibu paro baya, Nunuy (63) mengadu ke Radar Sukabumi kemarin (9/10) pagi. Ia mengadu bahwa cucunya yang bernama Gina Restu (24) dan dua cicitnya (putri Gina), Naya (6) dan April (4) hilang kontak entah ke mana selama 14 hari.

“Sebagai nenek dari Gina dan uyut dari Naya dan April jelas saya cemas. Dari pukul 03:00 WIB dini hari sampai pagi saya belum tidur lagi,” akunya, kemarin.

Dirinya yang merasa khawatir dengan tak kunjung pulangnya tiga anggota keluarga dekatnya tersebut terus mencari-cari dan mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, Gina-cucu Nunuy dan dua putrinya Gina diduga pergi Selasa (26/9/2017) pada pukul 16.00 WIB dari kediamannya di Kampung Pamoyanan Bojongsawah Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi dan sampai saat ini belum kunjung pulang. “Saat korban pergi, suaminya masih bekerja, dan diketahui dari anak kecil yang melihat korban pergi,” kisah Nunuy (63) sembari menahan kesedihan.

Nunuy (63) mengaku sedih atas kepergian dan hilangnya cucu dan dua cicitnya tersebut. Bahkan, sejak mendapati cucunya tidak kunjung pulang dirinya terus mencari ke beberapa teman dekat korban. Namun, sayang tetap tidak mendapat kabar bahagia hingga saat ini.

“Saya sedih, selama ini terus mencari keberadaan mereka (cucu dan dua anaknya) namun tetap tidak menemukan, semoga mereka bisa pulang kembali ke rumah,” terangnya menceritakan seraya tampak lemas lunglai.

Nenek Nunuy mengatakan, selama ini cucunya tinggal bersama suami dan dua anaknya. Sementara ibu dan bapaknya saat ini tengah bekerja di Arab Saudi. Sehingga, yang terus mencari keberadaan korban dirinya dan suaminya.

“Mereka kasian, bapak dan ibunya tidak ada disini karena bekerja jadi TKW di luar negeri, sementara yang mencari hanya saya dan suaminya, jadi kalau bisa nanti bagi siapa saja yang menemukan tolong kabari kealamat kami,” keluhnya seraya meneteskan air mata.

Hilang kontak karena nomor handphone yang tak bisa hubungi membuat kekawatiran keluarga semakin meningkat. Apalagi, korban membawa dua anak yang tergolong masih kecil.

“Takutnya di culik, atau di apa apakan oleh orang jahat, saya jadi takut apalagi bawa dua anak kecil,” terangnya.

Ketika disinggung soal adanya masalah keluarga yang menimpa korban, Nenek berkerudung itu menjelaskan setahu dirinya tidak ada masalah. Apalagi ketika sebelumnya ditanyakan langsung pada suami korban. “Tidak ada masalah apa apa, bahkan itu juga kata suaminya. Terus sebelum hilang kata suaminya tidak hal yang mencurigakan,” katanya.

Nunuy berharap, korban bisa secepatnya ditemukan dan kembali pulang ke pangkuan keluarga. Jika masyarakat menemukan tolong bisa segera datangi pihak keluarga.

“Saya mohon jika ada yang menemukan segera kabari keluarga, kami tetap menunggu,” harapnya seraya mengetuk bagi siapa saja yang menemukan cucunya dan dua cicitnya tersebut. (cr10/t)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close