Hukum & KriminalKABUPATEN SUKABUMI

Soal Kasus Pencabulan, PN Dinilai Gagal Tegakan Hukum

Vonis Bebas Berulang-Ulang

SUKABUMI – Vonis bebas yang dijatuhi hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibadaki, Kabupaten Sukabumi terhadap M Rian Firdaus dalam perkara pencabulan, ternyata berbuntut panjang. Sejumlah aktifis masyarakat menilai, putusan majelis hakim tersebut telah melemahkan penegakan hukum.

Penilaian negatif ini merupakan akumulasi dari kekecewaan masyarakat terhadap lembaga pengadilan. Vonis bebas ini ternyata bukan hanya diberikan kepada M Rian Firdaus saja. Sebelumnya, hakim PN Cibadak juga memberikan ganjaran bebas terhadap terpidana kasus pencabulan seorang kakek terhadap cucunya sendiri.

Direktur Lembaga Penelitian Sosial dan Agama Sukabumi (Lensa) Daden Sukendar mengutarakan vonis tidak bersalah pada pelaku pencabulan oleh hakim PN Cibadak adalah kegagalan yang berulang-ulang dalam upaya penegakan hukum.

“Rian Firdaus ini terpidana kedua yang mendapatkan vonis tidak bersalah setelah sebelumnya kasus kakek melakukan pencabulan terhadap cucunya,” papar Direktur Lensa Daden Sukendar kepada Radar Sukabumi.com.

Dua vonis yang cenderung kontroversial ini, kata pria yang akrab disapa Dasuk ini mengindikasikan lemahnya penegakan hukum terhadap kasus pencabulan di Kabupaten Sukabumi. Terlebih, dua kasus tersebut telah menyeret korban anak dibawah umur.

“Kami melihat ini adalah permasalahan yang cukup serius. Hakim telah gagal memutuskan sidang, padahal berkas alat bukti sebelumnya sudah jelas ada dan perbuatan pelaku telah membuat korban terganggu secara psikologis,” (Subhan)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close