Pemerintah Kota

Rp44 Juta Untuk Rohingya

SUKABUMI – Semua lapisan masyarakat, telah menunjukan kepeduliannya untuk etnis Rohingya yang sedang dilanda konflik kemanusiaan di Myanmar.

Begitu juga dengan para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Mereka sudah menunjukan kepedulian yang sama. Para PNS yang tergabung dalam lembaga Korpri itu telah menyalurkan bantuan untuk etnis Rohingnya melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACP) pada Jumat (15/9/2017).

Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menuturkan, nilai bantuan yang terkumpulnya mencapai Rp38,5 juta. Penyaluran itu baru tahapan pertama.

“Rencannya, penggalangan dana insya Allah akan terus dilakukan,” ungkap Fahmi kepada Radar Sukabumi, Minggu (17/9/2017).

Selain para PNS, lanjut Fahmi, bantuan kemanusiaan juga dikumpulkan oleh umat Budha yang ada di Kota Sukabumi. Aksi itu sebagai bukti kepedulian umat Budha terhadap konflik kemanusiaan yang terjadi di Myanmar.

“Kalau tidak salah, bantuan yang baru terkumpul dari umat Budha tahap pertama itu baru Rp5,5 juta. Bantuannya, baik dari para PNS yang diakomodir oleh Kopri dan dari umat Budah itu disatukan dan jumlahnya menjadi Rp44 juta,” sebutnya.

Lanjut Fahmi, uang sebesar Rp44 juta itu, sudah dikirimkan kepada etnis Rohingya melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACP) pada, Jumat (15/9/2017).

Dengan begitu, dirinya mengharapkan bantuan yang diberikan tersebut dapat mengiringkan masalah kemanusiaan yang membelit etnis Rohingya. “Semoga saja, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena, saling membantu terhadap sesama itu sudah seharusnya,” katanya.

Ia juga berterima aksih kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kota Sukabumi yang telah memiliki kepedulian yang sama terhadap etnis Rohingya. Ia berharap aksi dan kepedulian yang sudah dilakukan itu menjadi ibadah untuk semua pihak.

Terpisah, salah satu PNS di Pemkot Sukabumi, Dikdik Firmansyah mengungkapkan, pemberikan bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan itu sudah seharusnya dilakukan oleh setiap orang. Bukan hanya oleh salah satu kelompok saja.

“Siapapun bisa memberikan bantuan, kebetulan kita (PNS, red) sering melakukan penggalangan untuk masalah-masalah kemanusiaan seperti ini. Jadi, bantuan sekecil apapun jika disatukan akan besar, mudah-mudahan saja bantuan ini menjadi kebaikan dan bermanfaat untuk etnis Rohingya yang sedang terkena musibah. Amin,” terangnya.

(Cr5/d)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close