Home » BERITA PENDIDIKAN » Pemkot Jajaki Tradisi Lawatan Budaya
MENJELASKAN: Salah seorang narasumber terlihat sedang menjelaskan tentang budaya dan tradisi pada lawatan dilaksanakan di Tasikmalaya selama 2 hari (17/5/2017) dan (18/5/2017). foto: ist

Pemkot Jajaki Tradisi Lawatan Budaya

SUKABUMI— Dalam meningkatkan kualitas dan pengetahuan guru seni dan guru mata pelajaran IPS se-Kota Sukabumi Dinas P & K Kota Sukabumi menggelar kegiatan tahunannya yakni jejak tradisi lawatan budaya.

Untuk tahun ini lawatan dilaksanakan di Tasikmalaya selama 2 hari (17/5/2017) dan (18/5/2017).

Ketua Bidang Kebudayaan Yemmy Yohani mengatakan, kegiatan ini untuk mengenali potensi kebudayaan (jejak-jejak tradisi red) daerah Jawa Barat dalam rangka merevitalisasi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat pemiliknya.

Kedua, memperkenalkan potensi kebudayaan daerah Jawa Barat kepada para guru seni, guru IPS, Seniman, yang nantinya akan disosialisasikan kepada generasi muda atau pelajar khususnya di sekolah, terutama dalam rangka menumbuh kembangkan kecintaan serta semangat pelestarian.

“Bagimana guru bisa memberikan pengetahuan kebudayaan kalau tidak pernah melihat langsung, “katanya.

Dirinya juga menambahkan kegiatan jejak tradisi merupakan kegiatan positif dan strategis untuk dilakukan, terutama dalam rangka mengenal, melestarikan serta mewariskan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Jawa Barat yang mengemuka dari berbagai aspek kebudayaan (tradisi) yang dimiliki oleh masyarakat.

Jejak-jejak tradisi (kebudayaan) daerah masyarakat merupakan bagian dari khasanah budaya Bangsa Indonesia yang sejatinya kaya serta tetap mampu berkontribusi dalam mewujudkan kemapanan tatanan kehidupan sosial budaya masyarakat dimasa sekarang.

Upaya pengenalan ulang aspek-aspek kebudayaan dimaksud, melibatkan masyarakat daerah sebagai pewaris aktif dan generasi muda sebagai penerus kejayaan kebudayaan, merupakan proses penting yang mengindikasikan terus berlanjutnya upaya.

“Pembelajaran parsitipatif kebudayaan pada era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, “ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas P dan K Dudi Fathul Jawad mengatakan seiring dengan perkembangan jaman, Kegiatan ini dimaksudkan sebagai media belajar bagi para peserta kegiatan, terutama dalam rangka menemukenali berbagai keunikan yang mengemuka dari aspek-aspek kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Tasikmalaya.

Peserta kegiatan Jejak Tradisi Daerah telah berkunjung serta terlibat secara aktif dan reaktif belajar, mengamati, bersilaturahmi, menulis dan berdiskusi dengan berbagai kegiatan kebudayaan yang berlangsung di lokasi kegiatan sesuai tema kegiatan yang dipilih.

Para guru selaku penyampai ilmu harus paham dan merasakan langsung bagaimana cara melestarikan dan menjaga kesadaran anak didik dalam melestarikan kebudayaan, baik melalui bahasa, pengetahuan, kebiasaan, kesenian dan berbagai bentuk tradisi yang terus dikembangkan oleh daerah-daerah dimaksud.

“Saya harap kegiatan ini tetap terselenggara di tahun-tahun selanjutnya, “harapnya.

(Cr1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

STMIK Nusa Mandiri Santuni Anak Yatim

SUKABUMI– Untuk mengisi semarak pada bulan suci ramadan 1438 H, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama ...