Home » BERITA PENDIDIKAN » Guru SDN Otista Sukabumi Ngajar di Malaysia
BANGGA : Idris

Guru SDN Otista Sukabumi Ngajar di Malaysia

SUKABUMI – Bangga dan terharu. Itu ungkapan yang dirasakan Idris guru SDN Otista Kota Sukabumi. Suami dari Siska Dewiseptiani Zein ini tak mengira jika dirinya bisa terpilih menjadi salah satu guru berprestasi yang ditugaskan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK).

Rencananya, Idris bersama 103 guru lainnya se-Indoensia akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Bandara Soekarno Hatta, Kamis (12/11).

Guru yang memiliki keahlian mendongeng ini juga sempat membawa anak didiknya meraih juara III mendongeng tingkat Provinsi Jawa Barat. Kebanggaannya itu ia rasakan, terlebih untuk bisa menjadi guru di negeri Jiran tak mudah baginya. Alumnus Strata 2 (S2) Jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Pakuan Bogor ini harus mengikuti pendaftaran melalui jalur online. Sehingga tak semua guru yang bisa mendaftar terkecuali yang mengerti dunia maya.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari sahabat, Kepala SDN Otista, pengawas, pembina, UPT TK/SD Kecamatan Citamiang, Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota sukabumi, saya bisa menjadi satu-satunya PNS Kota Sukabumi yang berhasil lolos tes guru mengajar di Malaysia dan Filipina,” ucapnya seraya hingar bingar.

Bukan hanya itu, kebanggaan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) semasa mengenyah pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sukabumi itu juga terpilih sebagai koordinator pemberangkatan angkatan VI.

“Sebanyak 103 guru yang akan berangkat pada Kamis (12/11). Doakan kami agar bisa menjalankan tugas dengan baik. Rencananya, saya akan mengajar anak Indonesia di negeri orang selama dua tahun. Selain bisa mengamalkan ilmu, mudah-mudahan saya juga bisa mendapatkan ilmu di sana,” harapnya.

Sebelumnya, Idris mengikuti seleksi administrasi dan tes tulis di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, setelah lolos. Idris juga mengikuti tes psikologi, pear teaching, diskusi kelompok dan wawancara.

“Seluruh Indonesia, kami dipilih sebanyak 92 orang dari Dikdas plus enam orang. Dokumennya akan dikirim ke Malaysia, dan sebanyak lima orang ditugaskan ke Filipina,” bebernya.

Ia menyebutkan, SIKK yang menjadi tempatnya mengajar merupakan sekolah luar negeri terbesar Indonesia di Malaysia. Idris juga mengaku bangga terpilih menjadi guru-guru terbaik yang menjadi duta bangsa.

“Kami akan berusaha melukiskan harapan dan membimbing dan mewujudkan harapan anak-anak Indonesia di Malaysia,” imbuhnya.

Kebanggaan itu juga dirasakan Siska Dewiseptiani Zein. Meskipun akan berjauhan, namun Siska akan setia menanti kepulangan sang suami dalam menjalankan tugasnya. “Doa kami menyertaimu suamiku,” singkatnya.(radasukabumi/ryl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kisah Sukses Pemuda Pembuat Bisnis Les Privat Berbasis Website Tawarkan Les Privat Dengan Aplikasi

Tingginya kebutuhan masyarakat untuk mengakses dunia pendidikan menjadikan peluang besar bagi salah seorang pemuda asal ...