Tumpul oleh Nyonya Tua

0
49
Para-pemain-Juventus-merayakan-kemenangan-setelah-sukses-menyingkirkan-Barcelona-di-babak-perempatfinal-Liga-Champions

BARCELONA – Juventus sukses menyingkirkan Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (20/42017) dinihari WIB. Juventus memastikan tiket semifinal usai menahan imbang Barcelona tanpa gol di leg kedua di Camp Nou. Tim asuhan Massimiliano Allegri lolos dengan agregat gol 3-0, hasil kemenangan di leg pertama.

Ini menjadi semifinal kedua bagi Juventus dalam tiga musim terakhir. Selain itu, Juventus menjadi tim pertama yang mampu menumpulkan Barcelona di Camp Nou dalam ajang Liga Champions sejak Mei 2013.

“Barcelona gagal mencetak gol dalam dua leg adalah sesuatu yang hampir tak pernah didengar. Saya senang dengan apa yang sudah anak-anak lakukan, tapi kuncinya bukanlah mempertahankan performa saat ini, tetapi meningkatkannya,” ujar pelatih Juventus Massimiliano Allegri  dikutipSoccerway.

“Semuanya bermain luar biasa dan ketika Andrea Barzagli masuk (untuk menggantikan Paulo Dybala) itu seperti kami bisa main sepanjang hari melawan Barca dan tak kebobolan,” ujarnya menjelaskan.

Hasil ini membuat kans Juve untuk meraih gelar juara Liga Champions musim ini masih terbuka. Namun, mereka harus mampu melewati adangan satu di antara tiga klub, yakni Real Madrid, Atletico Madrid, dan AS Monaco sebelum mencapai partai puncak.

Melihat permainan Barcelona di leg kedua perempatfinal, Luis Enrique menyebut timnya pantas menang. Meski begitu, Enrique juga mengakui Juventus memang layak untuk lolos ke semifinal.

“Sebuah kemenangan akan pantas kami dapatkan pada hari ini, tapi Juventus pantas lolos,” ujar Enrique di situs resmi Barca.

“Kami berusaha. Kami punya sikap yang bagus dan para pemain ambisius, tapi bolanya tak mau masuk. Malam ini kita melihat dua tim yang menyerang. Juventus juga mencari kesempatan lewat serangan balik. Sulit bagi para pemain kami untuk mengontrol intensitas mereka saat menyerang setelah merebut bola di lini pertahanan,” imbuhnya.

Menurut Enrique, Barca harus membayar mahal penampilan buruk di Turin, di mana mereka kebobolan dua gol dalam 22 menit pertama.

“Babak pertama yang buruk di Turin membuat kami kehilangan peluang untuk lolos. Di babak kedua, kami punya peluang lebih banyak daripada rival kami meskipun kami kemasukan satu gol lagi,” kata pelatih Barca itu.

Bagi Barca, tersisih di perempatfinal Liga Champions adalah ulangan pencapaian mereka musim lalu, di mana mereka dihentikan Atletico Madrid.

(net)

(Visited 16 times, 3 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here