Home » HUKUM » KPK Tetapkan Ketua dan Dua Wakil Ketua DPRD Mojokerto Sebagai Tersangka Korupsi
Ketua DPRD Mojokerto Purnomo, saat tiba di gedung KPK Merah Putih Sabtu (17/6) sore (Miftahul Hayat/Jawa Pos/JawaPos.com)

KPK Tetapkan Ketua dan Dua Wakil Ketua DPRD Mojokerto Sebagai Tersangka Korupsi

KPK resmi menetapkan Ketua DPRD Kota Mojokerto berinisial P (Purnomo) sebagai tersangka kasus korupsi. Selain itu, turut juga ditetapkan tersangka dua wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dan seorang pihak penyuap.

‘’Setelah dilakukan pemeriksaan dalam waktu 1×24 jam ditetapkan tersangka PNO (Purnomo), UF (Umar Faruq) AFN (Abdullah Fanani) sebagai pihak penerima suap, dan WF (Wiwit Febriyanto) sebagai pihak pemberi suap, ’’ terang Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di kantor KPK Jakarta Sabtu (17/6) petang.

Atas perbuatannya, sebagai pihak pemberi,WF disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara sebagai pihak penerima suap, PNO, UF dan AFN disangka melanggar Pasal 12 huruf atau huruf b  atau Pasal 11 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP

Seperti diketahui, Pada Jumat (16/6) malam hingga Sabtu (17/6) dini hari, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).  Dari OTT tersebut KPK berhasil mengamankan Ketua dan dua Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, 1 Kepala Dinas, serta 4 pihak lainnya. Selain itu tim KPK juga berhasil mengamankan barang bukti uang suap senilai Rp 470 juta (sebelumnya Rp 400 juta). Uang tersebut diduga sebagai ‘’pelicin’’ untuk pengalihan anggaran dari PENS Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.(wnd/jpg)

loading...

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kapolri : Serangan di Mapolda Sumut Terkait Jaringan JAD

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito ...