Home » HUKUM » KPK Panggil Mantan Direktur BII, Usust Kasus BLBI
FOTO ILUSTRASI KPK

KPK Panggil Mantan Direktur BII, Usust Kasus BLBI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Bank Internasional Indonesia (BII) Tbk, Dira Kurniawan Mochtar. Dira akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

“Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (3/5).

Dira pernah dicekal ke luar negeri pada Oktober 2007 lalu. Pencekalan dilakukan  terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi penjualan aset Tangerang Steel milik Lili Sumantri.

Dira juga diketahui merupakan CEO PT Nusantara Life. Namun, belum diketahui secara pasti kaitannya dalam kasus yang sudah menjerat mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung.

Pada 25 April lalu, KPK menetapkan mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Tumenggung sebagai tersangka dalam kasus pemberian SKL BLBI kepada BDNI. Dia diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 3,7 triliun.

Penyelidikan kasus BLBI telah dilakukan KPK sejak 2014 lalu. Penetapan tersangka Syafruddin setelah KPK menemukan alat bukti yang cukup berdasar gelar perkara (ekspose) dan permintaan keterangan sejumlah pihak.

KPK menemukan adanya indikasi korupsi dalam pemberian SKL kepada Sjamsul Nursalim, selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) pada 2004. SKL itu terkait pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh sejumlah obligator BLBI kepada BPPN.

Meski baru mengembalikan aset sebesar Rp 1,1 triliun dari total Rp 4,8 triliun, Sjamsul telah menerima SKL dari BPPN. Padahal, Sjamsul masih harus membayar Rp 3,7 triliun.

Atas perbuatannya, Syafruddin disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 huruf a atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (Put/jpg)

loading...

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kapolri: Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Masih Teroris Kelompok Lama

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memantau ...