Home » HUKUM » Sidang Kode Etik DPD Digelar , Pakar Hukum Sarankan Irman Gusman di Berhentikan
Sidang Kode Etik DPD . ft Gunawan Wibisono/JawaPos

Sidang Kode Etik DPD Digelar , Pakar Hukum Sarankan Irman Gusman di Berhentikan

Sidang Kode Etik DPD . ft Gunawan Wibisono/JawaPos

Sidang Kode Etik DPD . ft Gunawan Wibisono/JawaPos

Badan Kehormatan (BK) DPD menggelar sidang kode etik terhadap Ketua DPD Irman Gusman yang  ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kuota impor gula.

Dalam sidang tersebut BK DPD mengundang dua pakar hukum tata negara, diantaranya Zain Badjeber dan Refly Harun. Dalam sidang tersebut, Refly menyarankan agar Irman Gusman diberhentikan dari jabatan Ketua DPD.

Menurutnya, kasus ini sama seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang ditangkap KPK tahun 2013 terkait menerima suap dalam penanganan gugatan Pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak.

“Itulah menjadi kesimpulan pemberhentian MK,” ujar Refly di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Senin (19/9).

Kendati demikian, sebelum dilakukan pemberhentian kepada Irman Gusman, Refly menyarankan kepada BK DPD harus terlebih dahulu mendapatkan surat dari pimpinan KPK terkait status tersangka Irman Gusman.

“Saya menganggap itu perlu,” katanya.

Sementara, Zain Badjeber juga menyarankan ke Ketua BK DPD, AM Fatwa untuk melakukan pemberhentian terhadap Irman Gusman.

Hal itu, kata dia, merujuk pada Pasal 52 ayat 3 huruf c Tata Tertib DPD yang menyebutkan, ketua dan/atau Wakil Ketua DPD akan diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d apabila berstatus tersangka dalam perkara pidana.

“Tata tertib mengatakan seperti itu,” katanya.

Seperti diketahui, Ketua KPK Agus Rahardjo telah menetapkan Ketua DPD Irman Gusman sebagai tersangka atas dugaan suap terkait dengan pengurusan kuota gula impor.

Selain Irman, KPK menetapkan dua orang yang diduga sebagai pemberi suap menjadi tersangka. Dua orang itu adalah XSS, Direktur Utama CV SB, dan istrinya yang berinisial MMI. Dalam operasi tangkap tangan, KPK juga menahan WS, yang merupakan adik XSS. KPK juga menyita uang Rp100 juta sebagai barang bukti.(cr2/JPG).

loading...

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Buni Yani Segera Disidangkan di PN Bandung

Berkas kasus dugaan pelanggaran UU ...