Home » POLITIK » SBY Intruksikan M Muraz Maju Kembali
Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz

SBY Intruksikan M Muraz Maju Kembali

CIKOLE– Ketua DPC Demokrat Kota Sukabumi yang kini menjabat Walikota Sukabumi, M Muraz sampai saat ini belum juga menentukan arah dan sikap politik menjelang Pilkada Kota Sukabumi 2018, mendatang. Meskipun Ketua DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat safari Ramadan di Cirebon telah meminta M Muraz untuk maju kembali menjadi Wali Kota Sukabumi. Akan tetapi permintaan dari mantan presiden itu masih belum bisa membuka M Muraz untuk menyatakan kesiapannya.

“Ya ini kan urusan pribadi. Mencalonkan itu hak saya, nanti saja lah,” singkat M. Muraz usai menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan Pasar Pelita, Jumat (16/6).

Muraz juga enggan memberikan komentar lebih. Saat ini dirinya masih fokus membereskan sisa-sisa pekerjaannya menjadi Walikota, kemungkinan Muraz akan menentukan sikap setelah hari raya Idul Fitri.

“Ya nanti lah, lihat saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Demokrat Kota Sukabumi, Henry Slamet mengakui adanya arahan dari Ketua PD yang mengintruksikan M Muraz untuk kembali melanjutkan kepemimpinannya sebagai Wali Kota di 2018, mendatang. Pernyataan itu dilontarkan SBY saat membahas satu persatu daerah memperhitungkan pemenang Pilkada di 17 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

” Arahannya seperti ini kata SBY, pak Muraz tidak ada alasan untuk mundur harus maju,”ujarnya.
Tak hanya itu, kata Henry, SBY pun memberikan pernyataan bahwa dukungan M Muraz maju kembali itu merupakan dukungan dan permintaan dari teman-teman di Demokrat. Jadi yang namanya permintaan itu harus lakukan apalagi untuk kebaikan.

” Itu langsung dikatakan Pak SBY di depan forum, ketika di suruh maju kembali, temen- temen Demokrat se- Jawa Barat langsung bersorak memberikan dukungan,” jelasnya.

Ditambahkan Henry, dalam pertemuan tersebut, SBY tidak mengintruksikan untuk pasangan koalisi. Nampaknya koalisi diberikan kepercayaan di setiap daerah.

“Pasangan sih ga ngomong. Ya saya mah sama pak Fahmi lagi aja. Kalau cerai itu ga baik, lanjutkan saja,” jelasnya.
Jika koalisi pada periode pertama di pertahankan yakni Demokrat, PKS dan PKB itu menjadi delapan kursi. Itu sudah bisa mengusung pasangan calon untuk kedepannya. Tapi Demokrat akan mencoba mencari teman koalisi lainnya. ” ini dalam tahap penjajakan. Kalau semakin banyak semakin bagus,” pungkasnya. (bal).

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

DPRD: Tahun Lalu Ada Oknum Nitip Siswa Baru

SUKABUMI – Untuk mencegah adanya aksi dari oknum anggota DPRD Kota Sukabumi yang terlibat dalam ...