Home » POLITIK » Melihat Aktivitas Komunitas SukabumiKotaKita, Jauhkan Proses Demokrasi dari Cedera
DEKLARASI: Anton Rachman Suryana bersama jajaran pengurus komunitas yang merupakan mantan anggota Komisioner KPU, PPK dan PPS Kota Sukabumi dalam acara deklrasi Komunitas SukabumiKotaKita, di RM Saung Sobat BBAT Kota Sukabumi, Sabtu (17/6/2018).

Melihat Aktivitas Komunitas SukabumiKotaKita, Jauhkan Proses Demokrasi dari Cedera

 

SUKABUMI – Mantan anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai mantan anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan mantan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Kota Sukabumi mendeklarasikan sebuah komunitas dengan nama SukabumiKotaKita (SKK).

Pembentukan SKK bertujuan untuk melakukan pengawalan terhadap proses Pilkada Kota Sukabumi yang akan dihelat tahun 2018, mendatang.

“Pembentukan komunitas ini, yang beranggotakan mantan pelaksana pemilu ini sebagai tanda cinta kita terhadap Kota Sukabumi,” ungkap Ketua Komunitas SukabumiKotaKita, Anton Rachman Suryana kepada Radar Sukabumi di RM Saung Sobat BBAT Kota Sukabumi, Sabtu (17/6).

Menurut Anton yang juga mantan Ketua KPU Kota Sukabumi. Pembentukan komunitas ini lebih kepada proses pengawalan Pilkada. Artinya, proses Pilkada nanti harus berjalan sesuai dengan cita-cita demokrasi. Komunitas ini menginginkan proses Pilkada yang dijalankan harus damai, santun, dan tanpa saling menjatuhkan.

“Meminimalisir hal-hal yang tidak di inginkan selama Pilkada, fokus kita nanti disana. Soalnya, kita tidak menginginkan proses yang demokrasi dicederai oleh hal-hal yang negatif,” terangnya.

Anton menuturkan, proses demokrasi melalui Pilkada maupun Pilgub harus memberikan pendidikan politik yang santun kepada masyarakat. Sehingga proses demokrasi harus dijauhkan dari kelicikan halnya politik uang yang tidak akan melahirkan pemimpin yang baik.

“Makanya, hal-hal yang negatif itu akan kita luruskan ditengah-tengah masyarakat nanti. Ini kita lakukan, untuk memberikan pencerdasan tentang wajibnya memilik pemimpin dengan hati nurani,” kata Anton yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PDAM TBW Kota Sukabumi itu.

Disamping itu, kata Anton, komunitas ini menjadi wadah silaturahmi yang terstruktur dari mulai tingkat RW, Kelurahan, Kecamatan serta tingkat Kota Sukabumi. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan para mantan pelaksana pemilu ini akan kembali mengabdikan diri untuk kesuksesan Pilkada tahun nanti.

“Kalau ada yang mau kembali mengabdi kembali menjadi bagian di KPU, kita dorong untuk menyukseskan Pilkada dan Pilgub. Jika tidak, kita lakukan proses pengawalannya agar tidak keluar dari tugas dan fungsi sebagai pelaksana pemilu untuk melahirkan pemimpin yang diinginkan oleh masyarakat,” ujarnya. (Cr5/t).

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

DPRD: Tahun Lalu Ada Oknum Nitip Siswa Baru

SUKABUMI – Untuk mencegah adanya aksi dari oknum anggota DPRD Kota Sukabumi yang terlibat dalam ...