Home » POLITIK » Keterwakilan Perempuan Masih Rendah
RESES:Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Lina Ruslinawati saat melakukan reses di Jalan Kabandungan Kecamatan Gunung Puyuh,Kamis (15/6). Foto:ikbal/radarsukabumi

Keterwakilan Perempuan Masih Rendah

CIKOLE– Keterwakilan perempuan di legislatif baik di DPRD kota/kabupaten, DPRD provinsi dan DPR RI saat ini begitu rendah. Keadaan ini menjadi perhatian anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Lina Ruslinawati. Ia mendorong perempuan untuk ikut berperan dalam bidang pemerintahan terutama menjadi anggota legislatif.

” Saya melalui sayap partai dan kader serta masyarakat selalu menghimbau dan mengingatkan agar bisa ikut serta di pemerintahan agar kebutuhan kaum perempuan bisa terlayani,” ujar Lina Ruslinawati saat mengadakan kegiatan reses di Jalan Kabandungan, Kecamatan Gunung Puyuh, Kamis (15/6).

Diterangkan Lina, permasalahan-permasalahan perempuan kurang diperhatikan untuk menjadi sebuah kebijakan.
“Makanya kami mengajak perempuan untuk itu berpartisipasi di pemerintah. Mari memperjuangkan keinginan-keinginan kaum perempuan,” jelasnya.

Bahkan adanya aturan keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen, kata Lina setuju dan tidak setuju. Setujunya, kaum perempuan sudah diberikan kesempatan untuk berkarir di pemerintahan sedangkan tidak setujunya, kaum perempuan seolah-olah diberikan fasilitas khusus yang notabenenya tidak mampu bersaing dengan kaum laki-laki.
“Padahal kami perempuan bisa dan mampu bersaing dengan laki-laki, baik disegala bidang,” jelasnya.

Lina memperhatikan perbandingan antar kaum perempuan dan laki-laki di legislatif saja sudah terlihat, dimana perempuan paling unggul.

Dilihat dari sisi loyalitas pekerjaan, pemegang amanah perempuan yang paling bagus. ” Ini fakta loh dilapangan, sok aja cek. Siapa yang banyak melakukan korupsi? kaum laki-lakikan. Kalau lihat pekerjaan anggota dewan, yang rajin melakukan kungker, study banding dan rapat-rapat, perempuan itu paling terdepan dan amanah dengan tanggung jawabnya,” bebernya.

Lina yang merupakan ketua persatuan ibu-ibu DPRD Jawa Barat itu mengajak seluruh kaum perempuan untuk mau merubah pola pikir agar mau berjuang di bidang pemerintahan. ” Mari kita bela hak-hak kaum perempuan untuk kepentingan masyarakat,”pungkas. (bal)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Oktober Golkar Tentukan Pasangan Jona di Pilkada Sukabumi 2018

SUKABUMI – Keseriusan Ketua Dewan pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD Golkar) Kota Sukabumi, Jona ...