Home » PEMERINTAH KOTA SUKABUMI » TAPD Hitung Kebutuhan Anggaran Pilkada Kota Sukabumi 2018
Kepala BPKAD Kota Sukabumi Dida Sembada

TAPD Hitung Kebutuhan Anggaran Pilkada Kota Sukabumi 2018

CIKOLE– Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kota Sukabumi masih mengkaji dan mengevaluasi kebutuhan anggaran untuk Pilkada Kota Sukabumi 2018 mendatang.

Pasalnya, anggaran Pilkada berasal dari APBD yang dikucurkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi sehingga TPAD mempertimbangkan prinsip efektifitas dan efisiensi.

“Nantikan bentuknya itu hibah yang tertuang dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Saat ini kami masih menghitung kemampuan keuangan daerah, yang pastinya Pilkada itu merupakan prioritas utama Kota Sukabumi,” ujar anggota TAPD, Dida Sembada ditemui di kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), kemarin (15/6).

Dida menuturkan belum bisa memastikan besaran anggaran yang akan dikucurkan ke penyelenggara Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) serta untuk kebutuhan pihak keamanan. Hingga saat ini TAPD masih melakukan pengkajian dan perhitungan agar anggaran yang dikeluarkan efektif dan efisien mungkin.

“Semua anggaran belum pasti masih tentatif. Tapi ajuan anggaran dari KPU sebesar Rp 19.5 miliar dan Panwaslu senilai Rp 4 miliar, belum lagi anggaran buat pengamanan. Saat ini masih dalam revisi,” jelasnya.

Nilai pengajuan anggaran untuk Pilkada 2018, kata Dida lebih besar dibandingkan dengan lima tahun lalu saat pilkada 2013. Hal ini terjadi karena adanya beberapa kegiatan yang dialihkan dan dibiayai oleh KPU.

“Seperti halnya alat peraga dan iklan kampanye saat ini dibiayai KPU bukan oleh pasangan calon,” imbuhnya.

Pencairan anggaran untuk Pilkada diprediksikan akan dibagikan selama tiga tahun anggaran, yakni APBD Murni 2017, APBD Perubahan 2017 dan APBD 2018. Terpenting sebelum tahapan pemilu yang akan dimulai pada September itu, anggaran Pilkada sudah dicairkan meskipun hanya sebagian.

” Iya mungkin ada sekitar 4 miliiar yang bisa dicairkan APBD saat ini. Nanti yang lainnya di perubahan atau di Murni 2018,” kata Dida.

TAPD sendiri masih melakukan negosiasi dengan meminta anggaran yang diajukan itu untuk diturunkan kembali, baik pengajuan untuk pengamanan Pilkada dalam hal ini Polres dan Kodim juga penyelenggara Pemilu KPU dan Panwaslu. ” Kita masih memperhitungkan, nanti setelah ada kesepakatan akan dituangkan berupa NPHD. Masih ada waktu untuk dievaluasi dan revisi,” pungkasnya. (bal)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Oktober Golkar Tentukan Pasangan Jona di Pilkada Sukabumi 2018

SUKABUMI – Keseriusan Ketua Dewan pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD Golkar) Kota Sukabumi, Jona ...