Home » UTAMA » BERITA KOTA SUKABUMI » 54 Pasangan Mesum Digiring
DIDATA: Anggota Satpol PP Kota Sukabumi menggiring pasangan yang diduga terlibat mesem setelah terjaring rajian dalam oprasi pekat Ramadan 1438 Hijriah di Kota Sukabumi.

54 Pasangan Mesum Digiring

SUKABUMI – Memasuki hari ke-14 puasa Ramadan 1438 Hijriah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi mengamankan 54 orang hasil rajia penyakit masyarakat (pekat). Operasi ini dilakukans ebagai upaya pencegahan pelacuran di wilayah Kota Sukabumi.
Ke 45 orang yang terdiri 28 laki-laki dan 26 enam perempuan itu, terjaring rajian di empat hotel ternama yang berada di beberapa di Kota Sukabumi.

“Mereka kita amankan saat melakukan oprasi pekat sebelum dan sesudah Ramadan yang kita lakukan di beberapa hotel,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Perda Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat kepada Radar Sukabumi, Senin (12/6/17).

Menurut Sudrajat, saat jajarannya mendapati pasangan yang bukan muhrim yang sedang berduaan di dalam kamar, pihaknya langsung menggiring ke Aula Mako Satpol PP Kota Sukabumi.
Saat penggerebekan, pasangan-pasangan mesum itu tak bisa berkutik lantaran kedapatan sedang di dalam kamar.

“Pas kita periksa semuanya tidak berkutik dan terkesan pasrah saja karena ada di dalam kamar,” ujarnya.

Setelah para penegak perda itu melakukan pemeriksaan, rata-rata mereka tidak dapat menunjukkan identitas. Artinya, setiap pasangan itu tidak bersetatus suami istri. Bahkan menurutnya, ada yang tidak dapat menunjukan identitas (KTP) masing-masing dengan alasan yang tidak jelas.

“Ada yang kita periksa tapi sudah menikah, ada juga yang belum tapi sendiri, yang itu kita lepaskan. Tapi yang belum menikah, alamatnya berbeda dan terindikasi pasangan mesum kita amankan,” sebutnya.

Pasalnya, pendataan itu akan menjadi modal dasar dirinya dalam melakukan penindakan serta pemetaan jumlah pasangan mesum yang terjading setiap harinya.

Ia menyebutkan, pasangan mesum itu rata-rata bukan warga Kota Sukabumi. Setelah pendataan, lanjut Sudrajat, ia bersama unsur pemerintah Kota Sukabumi, bersama-sama memberikan pengarahan serta pendidikan keagamaan.

“Kalau ada yang terbukti menggunakan narkotika atau membawa Senjata Tajam (Sajam ), itu nanti diproses secara pidana. Tapi, kalau biasa saja, kita hanya berikan pengarahan agar mereka tidak mengulanginya lagi,” paparnya.

(Cr5/)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Polres Sukabumi Kota Rekayasa Lalin, Jelang Malam Takbiran

Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota gelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) tingkat Polresta menjelang malam ...