Home » SEREMONI » Tuna Wisma dan Tukang Beca Dapat Sleeping Bag Gratis
SOSIAL: Salah satu tukang becak di Jalan A Yani, Kota Sukabumi terima pembagian sleeping bag, (18/5). FOTO: DIANA/RADARSUKABUMI

Tuna Wisma dan Tukang Beca Dapat Sleeping Bag Gratis

SUKABUMI-Komunitas Penolong Sesama Kota Sukabumi melakukan pembagian Sleeping Bag kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang tak mempunyai tempat tinggal dan sering bermalam di emperan pertokoan dan becak.
Koordinator Komunitas Penolong Sesama, Brama Putra menyebutkan, kegiatan yang dilakukan bersama komunitasnya ini untuk menginspirasi orang lain untuk terus berbuat kebaikan.

“Saya harap langkah kecil kita ini untuk menginspirasi orang lain untuk lebih peduli kepada sesama, salah satunya dengan pembagian Sleeping Bag ini dikarenakan faktor cuaca dingin,” jelas Brama kepada Radar Sukabumi, kemarin (18/5).

Menurutnya, cuaca yang dingin dapat menyebabkan Hipotermia, jadi orang-orang yang ada di jalan lebih rentan terkena Hipotermia, dengan rasa kepeduliannya, pembagian Sleeping Bag ini dibagikan.

Pada gelombang pertama, pihaknya membagikan sebanyak 30 Sleeping Bag, untuk gelombang selanjutnya akan ada sekitar 100 lagi yang akan diberikan, untuk bantuan semacam ini diperoleh dana dari sejumlah donatur yang terdiri dari sekitar 30 orang yang berada di wilayah Kota Sukabumi.

SOSIAL: Salah satu tukang becak di Jalan A Yani, Kota Sukabumi terima pembagian sleeping bag, (18/5). FOTO: DIANA/RADARSUKABUMI

“Bantuan ada yang langsung semacam ini, ada pula bantuan yang sifatnya medis, jika memang ada masyarakat Kota Sukabumi yang membutuhkan bantuan penanganan medis, kami akan segera tanggapi,ā€¯terangnya.

Sementara itu, pria asal daerah Brawijaya, Kota Sukabumi yang telah mengayuh becak sejak sekitar tahun 1970, Hardianto (50) mengaku sangat senang, karena dizaman yang susah ini masih ada saja orang yang mau peduli kepadanya yang kurang beruntung.

“Nuhun pisan, lumayan pisan kangge sare, ongkohna sare teh apal sok katiisan di jalanan kieu, mudah mudahan mangfaat hatur nuhun pisan,” ucapnya menggunakan bahasa Sunda.

Pengayuh becak lainnya, Yanto (65) pun merasakan hal serupa. Ia sangat senang menerima pemberian Sleeping Bag yang memang siang hingga malam hari mangkal untuk mencari penumpang di sekitaran Lapangan Merdeka Kota Sukabumi yang terkadang memang merasakan dinginnya malam saat tidur di sekitar Gedung Juang.

“Alhamdulillah pisan aya anu masihan sleeping bag, moal katirisan teing mun wengi,” tutupnya. (cr11/t)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Haol di Ponpes Al-Islamiyah Khidmat

SUKABUMI -Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islamiyah Kecamatan Baros menggelar tablig akbar. Acara itu dalam rangka memperingati ...