Home » UTAMA » Inalilahi, Korban ‘Melon Meledak’ Meninggal
DUKA CITA: Warga membopong keranda yang berisi jenazah Iyus Rusman korban tabung gas yang meledak. Jenazah dikebumikan di TPU Kampung Cimanggah RT 7/02 Kelurahan/Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jum'at (21/4).

Inalilahi, Korban ‘Melon Meledak’ Meninggal

SUKABUMI -Innalillahi, Iyus Rusman (37) meninggal saat menjalankan perawatan medis di di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi akibat luka bakar 80 persen di tubuhnya, Kamis (20/4) sekitar pukul 19.00 WIB.
Iyus merupakan korban ledakan tabung LPG 3 Kg di kediamannya Kampung Cimanggah RT 7/02 Kelurahan/Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Sabtu (15/4) lalu.

Informasi yang dihimpun, kondisi korban semakin memburuk saat Rabu (19/4) hingga menghembuskan napas terakhirnya itu.  Ia mendapatkan perawatan medis bersama istrinya, Atiah yang sama-sama mengalami luka bakar. Kondisi Atiah pun cukup menghawairkan.

“Ya benar, korban akibat gas melon meledak kemarin meninggal. Pihak keluarga korban sudah membawanya sejak pagi pukul 07.00 WIB Jumat (21/4) dan langung dimakamkan,” ungkap Humas RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi, Picho Pontana kepada Radar Sukabumi, kemarin.

“Luka bakarnya 80 persen. Kami juga ikut berduka cita atas meninggalnya pasien akibat ledakan tabung gas itu,” ucapnya.

Berita Terkait Duarr….Simelon Hancurkan Rumah Warga Cimanggah

Sementara itu, Ketua RT 07 Kampung Cimanggah RT 7/02 Kelurahan/Kecamatan Cikole, Ujang Rahmat mengaku, pihaknya tidak menyangka Iyus meninggal dengan begitu cepat. Pasalnya, saat terakhir dirinya bersama dengan masyarakat lainnya melihat korban di rumah sakit saat mendapatkan perawatan medis bersama istrinya yang sama-sama luka bakar dalam kondisi yang lumayan baik. “Awalnya, kami tidak menyangka korban akan meninggal dunia. Karena warga saat menengok beliau sudah agak mendingan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi langsung melayat ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawanya. Fahmi juga memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut beruduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Fahmi usai mengantarkan Almarhum diperistirahatannya terakhir.

Atas kejadian itu, lanjut Fahmi, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, agar kejadian ini dapat menjadi perhatian untuk semuanya.

Termasuk menurutnya, menjadikan pembelajaran agar musibah ini tidak terulang kembali dengan terus waspada serta berhati-hati.  “Ketika mencium bau gas, segera buka semua pentilasi udara dan ambil gasnya. Lalu tutup dengan kain basah, jangan dulu menyalakan api. Paling penting, selalu waspada dan berhati-hati,” imbaunya. (Cr5/t)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Bakal Diganjar Penghargaan Kota Layak Anak (KLA)

SUKABUMI – Tahun ini, Pemkot Sukabumi bakal menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA). Rencananya, ...