Home » UTAMA » BooM Gas 12 kg Meledak, Lima Karyawan Yogya Terluka
DIPASANG : Jajaran Polres Sukabumi Kota memasang garis polisi dilokasi kejadian ledakan gas 12 kilogram. FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

BooM Gas 12 kg Meledak, Lima Karyawan Yogya Terluka

SUKABUMI – Lima karyawan Foodcourt Yogya Departement Strore Jalan RE. Martadinata, Kota Sukabumi yakni Sri, Yusuf, Erni, Sifa dan Dede terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit. Hal itu di akibatkan gas LPG 12 kilogram di lantai tiga warung makanan siap saji Foodlife meledak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan gas yang terjadi di lantai tiga warung makanan siap saji Foodlife itu, diduga berasal dari kesalahan prosedur saat pemasangan regulator gas. Supervesior Foodcourt, Isep Hari menyebutkan,  kejadian ini berawal saat bagian operasional mekanik melakukan pemeriksaan dan pemasangan gas untuk persiapan memasak dan membuka pelayanan warung.

“Tiba-tiba, tabung 12 kilogram yang digunakan langsung meledak dan membuat dapur berantakan serta lima orang karyawan yang saat itu berada disana menjadi korban dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Kartika,” akunya kepada Radar Sukabumi, kemarin (21/4).

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.58 WIB ketika sebelum persiapan karyawan membuka counter. Menurutnya, memang setiap malam semua karyawan di wajibkan membuka regulator tabung gas sebelum meninggalkan Foodcourt dan setiap pagi dipasangkan kembli oleh karyawan.

Namun sialnya, saat melakuan pemasangan oleh mekanik, tiba-tiba tabung yang hendak dioperasikan langsung meledak. Semua yang berada di sekitar dapur diterjang berbagai peralatan dapur akibat hempasan keras ledakan. “Akibatnya, semua korban mengalami luka di bagian wajah dan sekitar kepala,” jelasnya.

Setelah kejadian, lanjut Isep, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kartika untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan seluruh biaya perawatan di tanggung oleh pihak perusahan.

Sementara itu, mengetahui ada ledakan terjadi di Yogya Department Store terjadi Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi langsung memantau tempat lokasi  kejadian. Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna tabung gas, agar sebelum digunakan, terlebih dahulu diperiksa karet isi tabungnya untuk menghindari kebocoran gas.

“Saya sangat prihatin, baru saja tadi pagi saya takziah ke rumah korban meninggal ledakan gas, siangnya kejadian ledakan akibat tabung gas terulang lagi. Bila tabungnya tidak layak, segera konfirmasi ke Pertamina untuk ditukar,” paparnya.

Selaku pemerintah daerah, dirinya akan melakukan koordinasi. Agar memeriksa gas berbagai tabung yang masuk ke Kota Sukabumi. “Jangan dilihat dari cantiknya saja warna gas, tapi perhatikan kemaanan minimal ada karet pengamannya. Intinya kehati-hatian para pengguna” tegasnya.

Berdasrkan pantauan Radar Sukabumi, pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota yang datang ke lokasi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi. (cr11/t).

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Bakal Diganjar Penghargaan Kota Layak Anak (KLA)

SUKABUMI – Tahun ini, Pemkot Sukabumi bakal menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA). Rencananya, ...