Home » INFRASTRUKTUR » Minta Diperluas, Lapas Nyomplong Over Load
Lapas Nyomplong Over Load

Minta Diperluas, Lapas Nyomplong Over Load

SUKABUMI- Kepala Lapas Lota Sukabumi, Darwis H mengeluhkan tentang kurangnya fasilitas dan sempitnya ruangan yang digunakan untuk penampungan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Nyomplong, Kota Sukabumi.

Kapasitas lapas di bawah pimpinannya itu seharusnya berkapasitas 200 oramg warga binaan saja.
Namun realitanya kini lapas di isi oleh  430 orang warga binaan. Sebenarnya ini pelanggaran HAM,” kata Darwis kepada Radar Sukabumi, kemarin (20/4/2017).

Namun, Darwis memaklumi, lantaran ia menilai negara belum mampu mengahadirkan lokasi atau kawasan yang lebih strategis dan nyaman. Karena mengingat  Sukabumi  merupakan salah satu kota yang susah mendapatkan lokasi.

“Sehingga diharapkan pemerintah daerah membantu Mentri Hukum dan HAM agar menyediakan lahan untuk warga binaan di Kota Sukabumi,” terangnya.

Ia mengklaim, kendati kondisinya tidak memadai, pihaknya terus memberikan yang terbaik  kepada semua warga binaan dengan keterbatasan yang ada.

Jika dilihat model program lapas 2017 itu seperti halnya di Lapas Kelas II B Warungkiara. Yakni model pesantren salafi. Sehingga memerlukan tempat yang luas. L:ahan itu untuk mengaji, menghafal, mengkaji kitab, praktek ibadah. Berbeda dengan model program 2016, yang hanya memfokuslan pada ceramah saja.

“Ya otomatis ini memerlukan tempat yang memadai, ya  seperti ini kami hanya bisa menggunakan mesjid inilah yang menjadi andalan,” paparnya.

Sementara Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengakui jumlah penghuni lapas terlalu banyak (over load), namun pihaknya tak bisa melakukan intervensi kepada lapas.

“Upaya pemerintah sendiri hanya mensolehkan warganya. Sehingga tidak banyak lagi warga yang masuk ke lapas. Saya rasa itu Solusinya,” tutupnya.

Selain itu, program model pesantren itu juga menjadi salah satu solusi, selain warga Kota Sukabumi yang menghirup udara bebas memiliki karakter yang soleh, warga binaan lapas pun dibina menjadi soleh. Sehingga, saat keluar nanti, mereka tidak menjadi residivis dan menjadi penghuni lapas yang berulang kali.

(cr11/d)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Amdal Pembangunan Pasar Pelita Kelar

SUKABUMI – Akhirnya, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk pembangunan Pasar Pelita yang selama ini ...