Home » PEMERINTAHAN » Banyak Pejabat Tak Ahli Barjas
Banyak Pejabat Tak Ahli Barjas

Banyak Pejabat Tak Ahli Barjas

CIKOLE – Banyak pejabat setrukturan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi belum memiliki keahlian dalam pengelolaan barang dan jasa (Barjas) sesuai dengan ketentuan yang dipersaratkan. Kondisi tersebut, menjadi tantangan Pemkot Sukabumi ke depan. Pasalnya, dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kota Sukabumi masih dilakukan oleh para pejabat yang dinilai kurang kompeten. Terbukti, dari jumlah 116 orang pejabat eselon III sekitar 63 orang belum lulus sertifikasi badang dan jasa (barjas) serta pejabat eselon IV dari jumlah 546 orang sekitar 408 orang belum lulus barjas.

“Ya benar, masih banyak yang belum lulus Barjas. Jika dilihat dari jumlah pejabat yang lulus dan yang belum,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Hanafie Zain kepada Radar Sukabumi, Kamis (20/4/2017).

Hanafie menyebutkan, pihaknya merencanakan jarannya itu agar akan disejajarkan untuk mengikuti pelatihan hingga memiliki sertifikasi barjas. Sehingga berkompeten sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Kita akan menggalakan pelatihan barjas,” sebutnya.
Pelatihan barjas itu salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kkualitas pegawainya dalam menangani pekerjaannya. Sehingga bisa meminimalisir kesalahan.

“Makanya pelatihan dan ujian secara online tentang barjas pun terus kita lakukan,” katanya.

Yang sudah memiliki sertifikas barjas tentu akan lebih mengerti setiap aturan yang harus dipahami serta dicermati dengan seksama di luar kepala.  Pasalnya, aturan pengadaan barjas sangat ketat dan detail.

“Salah satunya mungkin itu. Tapi, setelah dua kali memngikuti pelatihan barjas, rata-rata mereka (pejabat, red) itu semuanya lulus dan bersertifikat,” terangnya.

Dari setiap peserta yang mengikuti pelatihan dan ujian barjas, lanjut Hanafie, jajarannya akan memberikan perhatian yang khusus kepada salah satu peserta. Artinya, setiap peserta diperlakukan sama dan yang menguasai materi akan lulus dan yang tidak, tentunya tidak akan lulus. Pasalnya, semua pejabat setruktur itu harus memiliki kompetensi yang nyata.

“Dari setiap angkatan yang lulus dua orang pun, ya dua orang. Kita tidak akan menambahnya, yang tidak lulus bisa ikut lagi nanti sampai dia (pejabat red) lulus,” tegasnya.

Hanafie mengaku, dari sekian banyaknya pejabat eselon III dan IV yang belum bersertifikat barjas. Pihaknya sedikitpun tidak memiliki kehawatiran akan banyaknya kesalahan yang diakibatkan kurangnya konpetensi pejabat kuasa pengguna anggaran (KPA) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) sebagai pelaksana teknis kegiatan di setiap intasi. Pasalnya, pihaknya meyakini semua pejabat tersebut sudah mampu secara teknis dari pengalamannya masing masing.

“Karena selama ini semuanya sudah berjalan dengan baik. Ditambah, dari setiap SKPD itu kan bisa berdiskusi tentang pengadaan barjas yang akan dilaksanakannya,” ujarnya.

(Cr5/d)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Jamin Kesehatan Tenaga Harian Lepas

SUKABUMI -Sebanyak 833 Tenaga Harian Lepas (THL) bakal menerima subsidi dari Pemerintah Kota Sukabumi. Pasalnya, ...