Home » HUKUM » Walikota Sukabumi Ngadat, Merasa Difitnah, 4 Akun FB Dilaporkan
HEBOH: Dedi Fatius selaku kuasa hukum Walikota Sukabumi, M Muraz menunjukan berkas surat kuasa, Minggu (16/4/2017).

Walikota Sukabumi Ngadat, Merasa Difitnah, 4 Akun FB Dilaporkan

SUKABUMI – Perkembangan teknologi informasi, memang harus dibarengi dengan pemahaman dan pengetahuan masyarakat. Jangan sampai berdampak negatif yang bisa berujung pidana.

Seperti yang dilakukan Walikota Sukabumi, M Muraz. Lantaran kesal nama baiknya diduga dicemarkan dan dihina, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi ini melaporkan sebanyak empat akun media sosial berupa Facebook (FB) yang diketahui merupakan akun milik masyarakat Kota Sukabumi.

Melalui kuasa hukumnya, Dedi Fatius pun membenarkan jika kliennya tersebut melaporkan ke-4 akun yang disinyalir mengupload status dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang mengarah kepada pribadi Muraz.

“Sebenarnya pak Muraz tadinya tak akan membuat laporan, tapi setelah diperhatikan, mereka terus- terusan menyerang pribadi pak Muraz seperti menyangka korupsi dan ngaranyed atau dengan kata lain menikah lagi. Karena sudah kelewatan, jadi kami buat laporan polisi,” ungkap Kuasa Hukum M Muraz, Dedi Fatius saat dihubungi Radar Sukabumi melalui telepon seluler, Minggu (16/4/2017).

Ia pun merujuk Pasal 27 Ayat 3 dan Ayat 4  Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menyebutkan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diakses informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, dapat dipidana.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Selamatkan Masjid Al Aqsha ! *KAMMI Aksi Solidaritas untuk Palestina

SUKABUMI— Puluhan pemuda Islam yang tergabung pada Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Sukabumi ...